IVF adalah prosedur pembuahan sel telur oleh sperma yang dilakukan di luar tubuh (dalam laboratorium embriologi). Embrio hasil pembuahan kemudian dipindahkan ke rahim calon ibu untuk tumbuh menjadi janin Proses bayi tabung umumnya dilakukan untuk pasangan yang mengalami kesulitan hamil secara alami, seperti karena masalah kesuburan pada pria atau wanita, gangguan ovulasi, atau penyebab lainnya. IVF Merupakan program hamil dengan tingkat keberhasilan tinggi untuk pasangan yang membutuhkan

Karena itu, setiap program IVF dirancang secara individual mulai dari pemilihan protokol stimulasi, dosis obat, hingga waktu tindakan agar sesuai dengan kebutuhan dan respons tubuh pasien

Program IVF Anda ditangani langsung oleh dokter spesialis fertilitas dan embriolog profesional yang berpengalaman lebih dari 15 tahun

Kami menggunakan laboratorium embriologi dengan kontrol suhu, kelembapan, dan kualitas udara yang ketat untuk menjaga kualitas embrio. Dengan teknologi inkubator VVIP dan sistem pemantauan terkontrol.

Selama proses stimulasi ovarium, kami melakukan pemantauan ketat melalui pemeriksaan hormon dan USG berkala

Kami akan memberikan dukungan psikologis dan bimbingan agar Anda merasa tenang, percaya diri, dan didampingi sepanjang perjalanan ini

Setelah transfer embrio, kami akan memantau perkembangan program Anda secara menyeluruh
Kami di ASHA IVF Indonesia menjalankan proses bayi tabung dengan cermat dan teliti untuk memberikan hasil terbaik bagi pasien kami. Berikut adalah langkah-langkah yang kami lakukan:

Dimulai dengan konsultasi bersama dokter spesialis fertilitas. Pada tahap ini dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi kesehatan reproduksi pasangan, termasuk pemeriksaan hormon, USG, analisis sperma, serta riwayat medis
Anda akan menjalani terapi hormon untuk merangsang ovarium memproduksi lebih banyak sel telur. Dokter akan memantau perkembangan volikel melalui USG dan Tes hormon
Ketika folikel sudah matang, dilakukan prosedur pengambilan sel telur (OPU). Kemudian sel telur dan sperma akan dipertemukan di laboratorium kemudian berkembang menjadi embrio
Di Laboratorium yang canngih, embrio yang berkembang sehat akan dipilih untuk di transfer ke rahim pasien. Prosedur ini dilakukan dengan hati-hati dan disertai dengan pemantauan yang teliti untuk meningkatkan peluang implantasi.
Dua minggu setelah transfer embrio, dilakukan tes β-hCG (tes darah kehamilan) untuk mengetahui hasil implantasi. Selama periode ini, pasien tetap dipantau secara medis dan emosional agar merasa nyaman menunggu hasil akhir


Jangan Menyerah pada Impian dan harapan mulia, Kami Ada di Sini Untuk Menciptakan Keajaiban Bersama!

Membantu Anda memperoleh kehamilan melalui teknologi canggih seperti IVF, ICSI, dan IUI.

Memastikan kesiapan rahim untuk menerima embrio dengan analisis khusus seperti ALICE, EMMA, dan ERA.

Menyediakan tes genetik sebelum implantasi untuk memastikan kesehatan embrio Anda.

Menawarkan layanan lengkap lainnya dengan kecerdasan buatan, dan teknik penyimpanan telur untuk masa depan.