Rekomendasi Dokter Andrologi di Surabaya untuk Reproduksi Pria

Sobat ASHA, kalau bicara soal kesehatan reproduksi, kebanyakan orang langsung teringat pada ginekolog untuk wanita. Padahal, pria juga punya dokter spesialisnya sendiri, lho. Namanya dokter andrologi. Dokter ini khusus membantu pria mengatasi masalah kesuburan dan fungsi seksual, mulai dari sulit punya anak, disfungsi ereksi, sampai gangguan hormon.

 

Di Surabaya, keberadaan dokter andrologi sangat membantu pria yang mulai peduli dengan kesehatan reproduksinya. Di artikel ini, kita akan bahas apa itu dokter andrologi, masalah apa saja yang bisa ditangani, tips memilih dokter andrologi surabaya terbaik, sampai rekomendasi layanan klinik dengan fasilitas lengkap.

 

Apa Itu Dokter Andrologi?

Dokter andrologi adalah dokter spesialis yang menangani masalah kesehatan reproduksi dan seksual pria. Mereka berperan dalam memeriksa, mendiagnosis, dan memberikan pengobatan untuk berbagai kondisi yang dapat mempengaruhi kesuburan maupun kualitas hidup pria.

 

Seorang dokter andrologi Surabaya misalnya, dia tidak hanya mengobati, tetapi juga memberikan edukasi kepada pasien. Mereka sangat membantu para pria yang umumnya merasa malu menceritakan gangguan reproduksinya kepada orang lain.

 

 

Masalah Kesehatan yang Ditangani Dokter Andrologi

Berikut beberapa masalah umum yang sering ditangani oleh dokter andrologi:

 

Disfungsi Ereksi

Kondisi ini terjadi ketika pria sulit mencapai atau mempertahankan ereksi. Penyebabnya bisa berasal dari masalah kesehatan, seperti diabetes atau penyakit jantung, maupun faktor psikologis, seperti stres dan kecemasan. Penanganan yang tepat dapat membantu mengembalikan kepercayaan diri serta kualitas hubungan.

 

Infertilitas Pria (Gangguan Kesuburan)

Infertilitas didefinisikan sebagai ketidakmampuan pasangan untuk memiliki anak setelah satu tahun melakukan hubungan seksual rutin tanpa kontrasepsi. Dokter andrologi akan melakukan pemeriksaan sperma, hormon, dan organ reproduksi untuk menemukan penyebabnya.

 

Hipogonadisme (Kadar Testosteron Rendah)

Rendahnya kadar testosteron dapat menimbulkan berbagai keluhan, seperti penurunan gairah seksual, berkurangnya energi, gangguan ereksi, perubahan suasana hati, hingga berkurangnya massa otot dan kepadatan tulang. Pada beberapa kasus, penderita juga dapat mengalami kesulitan berkonsentrasi dan mudah lelah meskipun beristirahat cukup.

 

Infeksi Saluran Reproduksi Pria

Infeksi pada testis, prostat, atau saluran sperma dapat menyebabkan nyeri, bengkak, dan mengganggu kesuburan. Pemeriksaan dan pengobatan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa mengakibatkan komplikasi yang serius. 

 

 

Varikokel

Masalah kesehatan lain yang ditangani oleh dokter Andrologi adalah penurunan kualitas sperma yang dipengaruhi oleh varikokel. Biasanya, pembuluh darah dalam skrotum mengalami pembesaran sehingga penanganannya memerlukan operasi mikro atau prosedur medis minimal invasif.

 

Daftar Rekomendasi Dokter Andrologi di Surabaya

Berikut adalah dokter andrologi surabaya yang tergabung di Asha IVF Surabaya, lengkap dengan latar belakang yang kredibel dan jadwal praktik yang informatif:

 

1. Dr. dr. M. P. B. Dyan Pramesti, SpAnd (K)

Dokter Dyan Pramesti adalah salah satu spesialis andrologi senior di Asha IVF yang juga menjadi bagian penting dari tim fertilitas. Dengan pengalaman panjang menangani berbagai kasus, mulai dari infertilitas, gangguan hormon, hingga kelainan bawaan pada organ reproduksi. Konsultasi bersama beliau memberikan ruang diskusi yang nyaman, sehingga pasien dapat memahami kondisi dan rencana terapi dengan jelas.

 

2. dr. Lunardhi Susanto, M. Kes., SpAnd 

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga ini dikenal teliti dalam melakukan pemeriksaan dan menganalisis hasil laboratorium andrologi. Dr. Lunardhi melayani pasien di Asha IVF RS PHC Surabaya dengan jadwal praktek rutin pada hari Rabu pukul 13.00 hingga 15.00 dan Sabtu pukul 14.00–16.00. Beliau banyak menangani pasien dengan keluhan infertilitas, varikokel, serta masalah hormonal, dan selalu memberikan edukasi yang mudah dipahami oleh pasien maupun pasangannya.

 

3. dr. Cecilia Lisayani, SpAnd 

Sebagai bagian dari tim andrologi Asha IVF, dr. Cecilia turut memberikan kontribusi besar dalam layanan kesehatan reproduksi pria. Beliau membantu pasien melalui pemeriksaan menyeluruh, diagnosis yang tepat, serta rekomendasi terapi yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Dr. Cecilia juga aktif berkolaborasi dengan spesialis lain di Asha IVF, sehingga penanganan yang diberikan bersifat terpadu dan lebih efektif.

 

Tips Memilih Dokter Andrologi Terbaik

Memilih dokter andrologi Surabaya yang tepat merupakan langkah penting untuk memastikan penanganan masalah reproduksi pria dilakukan secara optimal. Dengan banyaknya pilihan dokter dan klinik, penting bagi Sobat ASHA untuk mempertimbangkan beberapa hal berikut sebelum membuat keputusan.

 

Pastikan Memiliki Sertifikasi dan Lisensi Resmi

Sebelum berkonsultasi, pastikan pilih dokter andrologi Surabaya yang sudah tersertifikasi resmi. Sertifikasi yang berasal dari Perhimpunan Andrologi Indonesia (PANDI) ini menjamin bahwa dokter telah memenuhi standar pendidikan dan kompetensi yang diakui secara nasional.

 

Ketahui Pengalaman dan Bidang Spesialisasi Dokter

Cari tahu pengalaman praktik dokter, termasuk berapa lama ia menangani pasien dengan keluhan serupa. Mengetahui bidang spesialisasinya, seperti infertilitas, terapi hormon, atau tindakan bedah reproduksi, dapat membantu Anda menemukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan spesifik.

 

Pilih Klinik dengan Fasilitas Medis dan Laboratorium Lengkap

Pilih klinik atau rumah sakit yang memiliki fasilitas pemeriksaan penunjang, seperti laboratorium analisis sperma, USG, dan tes hormon. Fasilitas lengkap akan mempercepat proses diagnosis dan meminimalkan kebutuhan untuk dirujuk ke tempat lain.

 

Pertimbangkan Lokasi dan Kemudahan Akses

Pertimbangkan jarak lokasi praktik dokter dari rumah atau tempat kerja Anda. Lokasi yang tidak terlalu jauh dan gampang ditemukan akan mempermudah Anda dalam melakukan kontrol rutin. 

 

Baca Testimoni dan Ulasan Pasien Sebelumnya

Membaca ulasan atau mendengar pengalaman pasien lain dapat memberikan gambaran tentang kualitas pelayanan dokter. Testimoni yang positif umumnya mencerminkan tingkat kepuasan pasien terhadap hasil perawatan dan cara dokter memberikan penanganan.

 

Solusi Masalah Reproduksi Pria di Klinik ASHA IVF Surabaya

Klinik Asha IVF Surabaya menjadi salah satu pilihan utama bagi pria yang ingin mendapatkan penanganan komprehensif untuk masalah kesehatan reproduksi. 

 

Dengan dukungan tenaga medis berpengalaman seperti dokter andrologi Surabaya terbaik, fasilitas modern, dan pendekatan pelayanan yang personal, klinik ini mampu memberikan solusi yang sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.

 

1. Tim Medis Spesialis Berpengalaman dan Tersertifikasi

Para dokter andrologi di Klinik ASHA IVF telah memiliki lisensi resmi dan menjalani pelatihan khusus di bidang kesehatan reproduksi pria. Mereka berpengalaman menangani beragam kasus, mulai dari gangguan kesuburan, disfungsi ereksi, gangguan hormon, hingga kelainan anatomi organ reproduksi. 

 

2. Diagnosis Tepat dengan Teknologi Medis Modern

Klinik ASHA IVF dilengkapi dengan peralatan diagnostik terkini, seperti analisis sperma berbasis komputer, USG reproduksi pria, serta pemeriksaan hormon yang terintegrasi.  Teknologi ini memungkinkan dokter mendapatkan hasil pemeriksaan yang lebih akurat dan cepat, sehingga perencanaan terapi dapat dilakukan dengan tepat waktu. 

 

3. Layanan Konsultasi yang Nyaman, Privasi Terjamin

Klinik Asha IVF menempatkan privasi pasien sebagai prioritas utama dalam setiap layanan. Proses konsultasi dilakukan di ruang khusus yang nyaman dan tertutup, memastikan setiap informasi medis hanya diketahui oleh pasien dan tim medis yang menangani. Selain itu, seluruh data pasien disimpan dengan sistem keamanan tinggi untuk mencegah kebocoran informasi.

 

Konsultasi dengan Dokter Andrologi di Klinik ASHA IVF

Bagi Sobat ASHA yang mengalami masalah kesuburan, disfungsi ereksi, atau keluhan lain terkait kesehatan reproduksi, konsultasi dengan dokter andrologi Surabaya di Klinik Asha IVF bisa menjadi langkah awal yang tepat. 

 

Penanganan yang dilakukan sejak dini dapat meningkatkan peluang keberhasilan terapi, mempercepat pemulihan fungsi reproduksi, dan mengembalikan kualitas hidup. Proses konsultasi yang ramah, pemeriksaan menyeluruh, serta tindak lanjut yang terstruktur akan membantu pasien merasa lebih percaya diri dalam menjalani setiap tahap pengobatan.

 

Untuk melanjutkan perawatan ke tingkat yang lebih komprehensif, Sobat ASHA juga dapat memanfaatkan fasilitas unggulan di Asha IVF Surabaya. Klinik ini dikenal sebagai pusat fertilitas dengan tim medis spesialis andrologi, ginekologi, dan embriologi yang bekerja secara terpadu. 

 

Keunggulan Asha IVF meliputi Female Services yang menjaga kenyamanan dan privasi pasien wanita, Teknologi Time-Lapse Embryo Monitoring yang memantau perkembangan embrio tanpa gangguan, serta layanan Frozen Embryo Transfer (FET) yang memungkinkan penundaan transfer embrio hingga waktu yang paling optimal. 

 

Dengan kombinasi tenaga ahli berpengalaman dan teknologi medis mutakhir, Asha IVF menjadi pilihan tepat bagi pasangan yang ingin mendapatkan solusi menyeluruh untuk masalah kesuburan.

 

Sumber Referensi:

  1. PACE Hospitals. (2025). Who is an andrologist? FAQs. Diakses 2025.

  2. Verywell Family. (2023). What Is Male Infertility? Diakses 2025.

Mengenal Dokter Andrologi, Spesialis Masalah Reproduksi Pria

Sobat ASHA, di Indonesia banyak orang yang sudah familiar dengan ginekolog sebagai dokter spesialis kesehatan reproduksi wanita. Sayangnya, ketika berbicara tentang kesehatan reproduksi pria, kesadaran masyarakat masih tergolong rendah. Padahal, masalah seperti penurunan kualitas sperma, disfungsi ereksi atau gangguan hormon juga cukup sering dialami pria di tanah air.

 

Dokter andrologi adalah dokter spesialis yang berfokus pada penanganan masalah kesehatan reproduksi dan fungsi seksual pria, mencakup gangguan kesuburan hingga masalah terkait hormon. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang apa itu andrologi, peran dokter andrologi, masalah yang ditangani, hingga kapan sebaiknya pria melakukan pemeriksaan.

 

 

Mengenal Andrologi

Andrologi adalah cabang kedokteran yang secara khusus mempelajari serta menangani berbagai masalah reproduksi dan fungsi seksual pria, mulai dari gangguan kesuburan hingga masalah hormon, melalui pendekatan medis yang komprehensif dan terfokus.

 

Apa itu Andrologi?

Andrologi adalah cabang ilmu kedokteran yang fokus pada studi, diagnosis, dan pengobatan masalah kesehatan reproduksi dan seksual pria. Bidang ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kualitas sperma, fungsi ereksi, kadar hormon, hingga kelainan organ reproduksi pria.

 

Peran Dokter Andrologi

Seorang dokter andrologi adalah mendiagnosis, memberikan terapi, dan memantau kesehatan reproduksi pria. Mereka juga berperan penting dalam program kehamilan, baik dengan membantu mengatasi masalah kesuburan pria maupun memberikan solusi medis yang mendukung keberhasilan pembuahan, termasuk melalui teknologi reproduksi berbantu seperti IVF.

 

Masalah yang Ditangani Dokter Andrologi

Sobat ASHA, pria juga bisa mengalami berbagai gangguan yang mempengaruhi kesehatan reproduksi dan fungsi seksualnya. Masalah-masalah ini tidak hanya berdampak pada kesuburan, tetapi juga pada kepercayaan diri, hubungan dengan pasangan dan kualitas hidup secara keseluruhan.

 

Dokter andrologi adalah tenaga medis spesialis yang berperan penting dalam menemukan penyebab masalah, memberikan penanganan yang sesuai, serta memulihkan kesehatan reproduksi pria dengan pendekatan medis yang komprehensif.

 

1. Gangguan Kesuburan Pria

Kesuburan pria dipengaruhi oleh jumlah, bentuk, dan pergerakan sperma. Dokter andrologi berperan dalam menemukan penyebab gangguan kesuburan, seperti varikokel, masalah pada produksi sperma, maupun infeksi pada saluran reproduksi.

 

 

2. Disfungsi Ereksi dan Ejakulasi

Disfungsi ereksi (ED) dan ejakulasi dini atau terlambat dapat disebabkan oleh faktor fisik, psikologis, atau gabungan keduanya. Dokter andrologi akan menelusuri penyebab masalah dan memberikan penanganan yang tepat, baik dengan terapi medis, konseling, maupun gabungan dari keduanya.

 

3. Gangguan Hormon Testosteron

Kadar testosteron yang rendah dapat mempengaruhi libido, massa otot, energi, dan suasana hati.Dokter andrologi dapat memeriksa kadar hormon dan memberikan terapi penggantian hormon apabila dianggap perlu.

 

4. Infeksi dan Peradangan

Infeksi seperti epididimitis, prostatitis, dan uretritis dapat mengganggu fungsi reproduksi pria. Penanganan segera sangat diperlukan guna mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius.

 

Prosedur Pemeriksaan Umum di Dokter Andrologi

Untuk menangani masalah reproduksi pria secara tepat, dokter andrologi akan melakukan serangkaian pemeriksaan yang terarah. Pemeriksaan ini bertujuan mengetahui kondisi kesehatan secara menyeluruh, menemukan penyebab keluhan, dan menentukan langkah pengobatan yang paling sesuai.

 

Anamnesis dan Pemeriksaan Fisik

Langkah pertama yang dilakukan dokter andrologi adalah anamnesis, yaitu tanya jawab terperinci seputar riwayat kesehatan pasien, termasuk keluhan yang dialami, lama keluhan berlangsung dan riwayat penyakit sebelumnya. Anamnesis ini juga mencakup riwayat hubungan seksual dan riwayat kesuburan dengan pasangan.

 

 

Analisis Sperma (Sperm Test)

Analisis sperma atau spermogram merupakan pemeriksaan di laboratorium untuk mengevaluasi jumlah dan mutu sperma. Pemeriksaan ini mencakup pengukuran volume ejakulasi, jumlah sperma per mililiter, persentase sperma dengan bentuk normal (morfologi) dan kemampuan geraknya (motilitas). 

 

Pemeriksaan Hormon

Gangguan hormon dapat mempengaruhi produksi sperma dan fungsi seksual pria. Oleh karena itu, dokter akan memeriksa kadar testosteron untuk menilai fungsi hormon utama pada pria, FSH (Follicle-Stimulating Hormone) dan LH (Luteinizing Hormone) untuk menilai fungsi testis dan hipofisis, serta prolaktin jika ada indikasi gangguan hormonal yang mempengaruhi libido atau ereksi. 

 

Tes Tambahan Jika Diperlukan

Jika dari pemeriksaan awal ditemukan kelainan yang memerlukan evaluasi lebih lanjut, dokter dapat melakukan tes tambahan seperti USG skrotum untuk melihat struktur testis dan saluran sperma, Doppler ultrasound untuk memeriksa aliran darah pada testis, atau pemeriksaan genetik jika dicurigai kelainan kromosom atau kelainan bawaan yang mempengaruhi kesuburan. 

 

Perbedaan Dokter Andrologi dan Urologi

Meskipun keduanya sama-sama menangani kesehatan pria, dokter urologi fokus pada sistem kemih dan organ reproduksi pria secara umum, termasuk masalah ginjal dan kandung kemih. Sedangkan dokter andrologi secara khusus berfokus pada penanganan masalah kesuburan serta fungsi seksual pria.

 

 

Kapan Harus ke Dokter Andrologi?

Pria disarankan ke dokter andrologi jika mengalami kesulitan memiliki anak setelah satu tahun menikah, disfungsi ereksi, gejala gangguan hormon seperti penurunan libido atau kelelahan, serta ingin memeriksakan sperma atau kesuburan secara menyeluruh.

 

 

Tim Dokter Andrologi Terbaik di Asha IVF Surabaya

Menangani masalah kesuburan pria membutuhkan penanganan yang tepat dari dokter berpengalaman di bidang andrologi. Di Asha IVF Surabaya, Anda akan ditangani oleh tim dokter andrologi terbaik yang tidak hanya berfokus pada diagnosis, tetapi juga memberikan solusi menyeluruh untuk meningkatkan peluang keberhasilan program kehamilan.

 

Dengan keahlian dan dedikasi tinggi, setiap dokter siap mendampingi Anda dan pasangan dalam setiap tahap perjalanan menuju buah hati. Berikut ini daftar rekomendasi Dokter Andrologi terbaik di ASHA IVF:

 

  1. dr. Cecilia Lisayani, SpAnd – Spesialis Andrologi
  2. Dr. dr. M. P. B. Dyan Pramesti, SpAnd (K) – Spesialis Andrologi
  3. dr. Lunardhi Susanto, M. Kes., SpAnd – Spesialis Andrologi

 

Konsultasikan Masalah Reproduksi Anda di Klinik Asha IVF

Di Asha IVF, pemeriksaan andrologi dilakukan oleh tim profesional dengan dukungan teknologi medis terkini. Mulai dari pemeriksaan sperma, evaluasi hormon, hingga program fertilitas terpadu tersedia untuk membantu mengatasi masalah kesuburan pria. Melalui penanganan yang sesuai, Anda dan pasangan dapat mewujudkan harapan untuk memiliki buah hati.

 

Konsultasikan masalah reproduksi Anda bersama tim dokter andrologi terbaik di Asha IVF Surabaya. Jangan tunda langkah penting ini karena semakin cepat ditangani, semakin besar peluang keberhasilan program kehamilan Anda.

 

FAQ Seputar Dokter Andrologi

Apakah semua rumah sakit memiliki dokter andrologi?

Tidak. Dokter andrologi adalah spesialis yang jumlahnya masih terbatas di Indonesia, sehingga tidak semua rumah sakit memiliki pelayanan  andrologi. Umumnya, dokter andrologi hanya tersedia di rumah sakit besar dengan pusat layanan kesehatan yang memiliki departemen khusus untuk kesehatan reproduksi pria.

 

Apakah konsultasi ke dokter andrologi harus dengan rujukan?

Tidak selalu. Pasien bisa datang langsung ke klinik atau rumah sakit yang memiliki layanan andrologi.

 

Apakah pemeriksaan sperma bisa dilakukan tanpa pasangan?

Bisa. Pemeriksaan sperma tidak mensyaratkan kehadiran pasangan, karena prosedur ini fokus pada pengambilan dan analisis sampel sperma dari pria yang diperiksa. 

 

Berapa biaya konsultasi ke dokter andrologi?

Biaya konsultasi ke dokter andrologi bervariasi tergantung pada fasilitas kesehatan, lokasi, dan pengalaman dokter yang menangani. Di beberapa rumah sakit umum atau klinik kesehatan reproduksi, tarif konsultasi awal biasanya berkisar antara Rp 300 ribu hingga Rp 800 ribu.

 

Apakah pria muda boleh ke androlog untuk cek kesuburan?

Boleh. Pemeriksaan kesuburan dapat dilakukan kapan saja jika ada indikasi atau kekhawatiran.

 

Ditinjau Oleh:

Dr. dr. M. P. B. Dyan Pramesti, SpAnd (K)

 

Sumber Referensi:

  1. WebMD. (n.d.). Men’s Health: Andrology overview. Diakses 2025.

  2. Cleveland Clinic. (n.d.). Andrologist. Diakses 2025.

  3. Mayo Clinic. (2022). Male infertility: Symptoms & causes. Diakses 2025.

8 Makanan Penyubur Sperma yang Bisa Bantu Program Kehamilan

Mom & Dads, ketika menjalani program kehamilan, perhatian penuh sering kali diberikan pada kondisi tubuh perempuan saja. Seolah-olah, hanya kondisi wanita yang memberikan andil dalam keberhasilan program. 

 

Padahal, Mom & Dads perlu memperhatikan juga kualitas sperma pada laki-laki.  Itulah kenapa, mengenal makanan penyubur sperma dan mengkonsumsinya secara rutin adalah langkah awal yang tepat bila ingin program kehamilan yang dijalani berhasil.  

 

 

Artikel ini akan membahas berbagai jenis makanan yang terbukti secara medis dapat mendukung kualitas sperma, baik dari segi jumlah, pergerakan, maupun bentuknya. 

 

Peran Nutrisi untuk Kesuburan Pria

Nutrisi yang baik tidak hanya menjaga kesehatan secara umum, tetapi juga berperan langsung dalam pembentukan dan pematangan sperma. Proses spermatogenesis tetap memerlukan sejumlah vitamin, mineral, dan antioksidan agar dapat berjalan optimal. 

 

Kurangnya nutrisi seperti vitamin C, vitamin D, zinc, dan asam folat dapat menurunkan motilitas dan morfologi sperma. Dengan kata lain, memperbaiki pola makan dengan makanan penyubur sperma dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesuburan pria.

 

Jenis Kandungan dan Makanan Penyubur Sperma

Untuk mendukung kesuburan pria, penting bagi Mom & Dads untuk memahami jenis-jenis zat gizi yang berperan dalam pembentukan sperma. Makanan yang mengandung gizi tersebut bisa dengan mudah ditemukan di sekitar kita.

 

Di bawah kita akan mengulas secara detail berbagai makanan penyubur sperma yang dikenal mudah dan murah didapat.

 

 

1. Makanan Kaya Vitamin

Studi telah menunjukkan bahwa pria dengan asupan vitamin yang cukup memiliki jumlah sperma lebih banyak serta motilitas yang lebih baik dibandingkan pria dengan defisiensi vitamin. Cobalah konsumsi makanan berikut ini untuk meningkatkan kesuburan:

 

Stroberi

Stroberi adalah buah yang kaya vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan untuk melindungi sperma dari stres oksidatif. Buah ini juga mendukung peningkatan volume air mani dan membantu menjaga integritas DNA sperma. 


Tauge

Tauge dikenal sebagai sumber vitamin E yang sangat baik dan telah lama dipercaya sebagai makanan penyubur bagi pria. Selain itu, tauge juga mengandung asam folat dan zinc dalam kadar yang cukup untuk mendukung fungsi hormon reproduksi.


Jamur

Vitamin D dalam jamur dapat membantu mengatur hormon testosteron yang berkaitan langsung dengan kesuburan pria, sementara vitamin B12 mendukung pembentukan sperma yang normal dan berkualitas baik. 


Ikan Berlemak

Ikan berlemak seperti salmon dan tuna kaya akan llemak omega-3 yang memiliki peran penting dalam menjaga kualitas sperma. Kandungan anti-inflamasi dalam ikan berlemak juga mendukung kesehatan sistem reproduksi secara umum.

 

Kuning Telur

Kuning telur merupakan sumber vitamin B12, vitamin E, dan kolin yang sangat baik untuk kesehatan reproduksi pria. Bagi pria yang tidak memiliki gangguan kolesterol, satu butir telur per hari umumnya aman dan justru memberikan manfaat positif bagi kesuburan.

 

Produk Susu

Vitamin D dalam produk susu telah terbukti dapat meningkatkan kadar testosteron dan membantu spermatogenesis. Sementara itu, probiotik dalam yogurt membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus yang turut berperan dalam metabolisme hormon.

 

2. Makanan Kaya Mineral

Makanan yang kaya zinc dan selenium sangat mudah ditemukan dalam bahan pangan hewani maupun nabati. Mengonsumsi makanan yang mengandung kedua mineral ini secara rutin akan membantu menjaga keseimbangan hormonal dan meningkatkan peluang keberhasilan program hamil.

 

Cobalah beberapa opsi makanan kaya mineral berikut untuk meningkatkan keberhasilan pembuahan:

 

Daging Merah

Daging merah seperti daging sapi dan kambing adalah sumber zinc yang sangat baik bagi pria. Zinc sendiri merupakan mineral yang esensial dalam proses pembentukan sperma serta berperan dalam menjaga stabilitas hormon testosteron.

 

Biji-Bijian

Biji-bijian seperti biji labu, biji bunga matahari, dan biji chia mengandung kombinasi zinc, selenium, dan asam lemak esensial yang mendukung kesuburan pria. Mom & Dads dapat dengan mudah menambahkan biji-bijian ke dalam menu harian, misalnya sebagai topping pada salad, smoothie bowl, atau dicampur ke dalam oatmeal.

 

Tiram

Satu porsi tiram mengandung sejumlah zinc yang cukup untuk memenuhi kebutuhan harian pria. Zinc pada tiram telah terbukti meningkatkan jumlah dan pergerakan sperma secara signifikan serta memperbaiki kualitas air mani.

 

3. Makanan Kaya Antioksidan

Radikal bebas dapat menyebabkan stres oksidatif yang merusak DNA sperma, menurunkan motilitas, dan mempengaruhi kualitas keseluruhan sperma. Oleh karena itu, asupan makanan kaya antioksidan sangat penting untuk meningkatkan kesehatan reproduksi pria..

 

Tomat

Studi menunjukkan bahwa konsumsi likopen pada tomat secara rutin dapat memperbaiki morfologi sperma serta meningkatkan pergerakannya. Selain itu, tomat juga mengandung vitamin C yang berfungsi sebagai pelindung tambahan terhadap kerusakan oksidatif.

 

Alpukat

Alpukat adalah sumber lemak sehat yang juga mengandung vitamin E dan glutathione, dua senyawa antioksidan penting untuk melindungi sperma. Lemak tak jenuh di dalamnya juga membantu menjaga keseimbangan hormon reproduksi sehingga sperma tetap berkualitas.

 

Kacang-Kacangan

Kacang-kacangan seperti almond dan kenari mengandung kombinasi antioksidan dan vitamin E yang sangat baik untuk kesuburan pria. Konsumsi rutin jenis kacang ini terbukti dapat meningkatkan volume ejakulasi. 


Buah Delima

Buah delima mengandung polifenol  yang tinggi dan terbukti mampu melindungi sperma dari stres oksidatif. Cobalah konsumsi jus delima secara rutin untuk meningkatkan jumlah sperma secara signifikan..

 

4. Makanan Kaya Asam Folat

Asam folat tidak hanya penting bagi wanita selama masa kehamilan, tetapi juga berperan besar dalam proses pembentukan sperma. Nutrisi ini membantu dalam proses pembelahan sel dan produksi DNA. Berbagai contoh makanan kaya asam folat berikut sangat mudah didapat dengan harga murah:

 

Bayam

Bayam merupakan salah satu sumber asam folat terbaik yang mudah ditemukan dan diolah. Kandungan asam folat dalam bayam membantu memperbaiki kualitas sperma, khususnya dalam hal jumlah dan struktur genetiknya.

 

Brokoli

Brokoli adalah tanaman yang kaya akan asam folat dan serat, menjadikannya sebagai salah satu sayuran terbaik untuk mendukung kesuburan pria. Asam folat dalam brokoli membantu memperkuat struktur DNA sperma sehingga pembuahan mudah terjadi.

 

Kangkung

Meskipun sering dianggap sebagai sayuran sederhana, kangkung memiliki nilai gizi yang sangat tinggi. Mengkonsumsinya secara rutin membantu menjaga kualitas sperma dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

 

Gandum Utuh

Gandum utuh seperti oatmeal, roti gandum, dan beras merah merupakan sumber asam folat nabati yang baik untuk pria. Selain asam folat, gandum utuh juga mengandung vitamin B kompleks dan magnesium yang mendukung fungsi hormon reproduksi. 

 

Hal yang Perlu Diperhatikan Selain Asupan Makanan

Mom & Dads, memperbaiki pola makan dengan makanan penyubur sperma memang merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas sperma. Namun, hasilnya tidak akan optimal jika tidak disertai dengan perbaikan gaya hidup secara menyeluruh. Pastikan untuk memperhatikan hal-hal berikut ini selama program kehamilan. 

 

Hindari Rokok dan Alkohol

Kandungan zat kimia dalam rokok seperti nikotin dan karbon monoksida dapat merusak DNA sperma dan menurunkan kualitas air mani. Sementara itu, alkohol dalam jumlah berlebihan dapat mengganggu metabolisme hormon yang dibutuhkan dalam proses produksi sperma.

 

Oleh karena itu, menghindari konsumsi rokok dan alkohol merupakan langkah krusial bagi pria yang sedang menjalani program kehamilan bersama pasangannya.

 

Jaga Berat Badan Ideal

Kelebihan lemak tubuh di area perut dapat meningkatkan produksi hormon estrogen dan menurunkan kadar testosteron. Hal ini berdampak langsung pada penurunan produksi dan kualitas sperma.

 

Sebaliknya, kekurangan berat badan juga bisa menjadi tanda adanya gangguan nutrisi atau hormon. Menjaga berat badan ideal melalui pola makan seimbang dan aktivitas fisik teratur akan membantu tubuh memproduksi sperma dalam kondisi optimal. 

 

 

Kelola Stres

Stres kronis dapat mengganggu sistem endokrin yang mengatur hormon kesuburan, Selain itu, stres juga dapat berdampak pada gaya hidup, seperti gangguan tidur, nafsu makan berkurang, atau konsumsi rokok dan alkohol yang meningkat.

 

Oleh karena itu, penting bagi Mom & Dads untuk mengenali dan mengelola sumber stres dalam kehidupan sehari-hari. Teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, atau melakukan hobi yang menyenangkan bisa membantu menurunkan tingkat stres. 

 

Rutin Berolahraga

Aktivitas fisik secara teratur dapat membantu meningkatkan kadar hormon testosteron dan memperbaiki kualitas sperma. Olahraga juga meningkatkan sirkulasi darah ke organ reproduksi, menjaga berat badan ideal, serta menurunkan kadar stres. Pria yang aktif secara fisik cenderung memiliki motilitas sperma yang lebih baik dibandingkan pria yang gaya hidupnya pasif.

 

 

Faktor Lain yang Mempengaruhi Kualitas Sperma

Mom & Dads, selain makanan dan kebiasaan hidup sehat, ada sejumlah faktor eksternal maupun biologis yang juga dapat mempengaruhi kualitas sperma pria. Di bagian ini kita akan membahas satu per satu faktor yang kerap tidak disadari namun memiliki dampak signifikan terhadap kualitas sperma.

 

1. Gaya Hidup Tidak Sehat

Pola hidup yang tidak teratur seperti sering begadang dan kurang istirahat dapat menurunkan kualitas sperma secara perlahan. Kurangnya aktivitas fisik juga berkontribusi terhadap gangguan hormonal yang berkaitan dengan produksi sperma. 

 

2. Usia

Meskipun pria tetap dapat memproduksi sperma hingga usia lanjut, kualitas sperma cenderung menurun seiring bertambahnya usia. Setelah usia 40 tahun, terjadi penurunan konsentrasi serta peningkatan risiko kelainan genetik pada sperma. 

 

3. Paparan Polusi dan Bahan Kimia

Paparan polusi udara, logam berat, pestisida dan bahan kimia industri dapat menurunkan kualitas sperma secara signifikan. Bahan-bahan ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui udara atau kontak langsung, lalu mempengaruhi sistem hormon dan merusak struktur genetik sperma. 

 

4. Riwayat Penyakit atau Infeksi

Penyakit seperti diabetes dan gangguan tiroid bisa mempengaruhi kualitas dan kuantitas sperma. Begitu pula dengan infeksi saluran reproduksi atau penyakit menular seksual (PMS) yang dapat merusak saluran sperma dan menyebabkan peradangan. 

 

5. Penggunaan Obat Tertentu

Beberapa jenis obat terutama yang digunakan untuk mengobati kanker dan gangguan hormon dapat memiliki efek samping terhadap kesuburan. Obat-obatan seperti steroid anabolik juga diketahui dapat menekan produksi sperma secara drastis. 

 

 

6. Kualitas Tidur dan Tingkat Stres

Tidur yang cukup dan berkualitas memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan hormon reproduksi. Dalam jangka panjang, gangguan tidur juga dapat menyebabkan kelelahan kronis dan penurunan gairah seksual.

 

Kesimpulan

Mom & Dads, menjaga kesuburan pria bukanlah hal yang bisa disepelekan, terutama jika sedang merencanakan kehadiran buah hati. Mengonsumsi makanan penyubur sperma seperti stroberi, ikan berlemak, bayam, dan biji-bijian hanyalah salah satu langkah penting dalam proses ini.

 

Namun, agar hasilnya maksimal, pola makan sehat perlu dibarengi dengan gaya hidup yang baik, tidur cukup, kelola stres, serta hindari rokok dan alkohol. Jika sudah melakukan berbagai upaya namun belum mendapatkan hasil, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tim medis yang berpengalaman.

 

Di ASHA IVF, kami menyediakan layanan pemeriksaan kesuburan pria secara menyeluruh, termasuk analisis sperma, evaluasi hormon, serta dukungan teknologi canggih seperti Time-Lapse Embryo Monitoring dan Frozen Embryo Transfer (FET).

 

Dengan pendekatan personal, nyaman, dan profesional, kami siap mendampingi setiap langkah perjalanan program hamil kamu dan pasangan. Jadwalkan konsultasi dengan tim ahli ASHA IVF sekarang juga!

 

Ditinjau Oleh:

dr. Lunardhi Susanto, M. Kes., SpAnd

 

Sumber Referensi:

  1. Fertility and Sterility. (2008). Relationship between semen quality and fertility: a population-based study. Diakses 2025.

  2. Harvard Health Publishing. (2025). Foods that boost male fertility. Diakses 2025.

  3. Mayo Clinic. (2025). Male infertility and fertility: What affects sperm health? Diakses 2025.

  4. WebMD. (2025). How to boost sperm count. Diakses 2025.

 

Frekuensi Ejakulasi Mempengaruhi Kualitas Sperma? Ini Kata Dokter!

Sobat ASHA, mungkin kamu pernah mendengar bahwa frekuensi ejakulasi yang terlalu sering bisa merusak kualitas sperma. Disisi lain, ada juga yang percaya bahwa jarang ejakulasi akan membuat sperma lebih “kuat”. Lantas, mana yang benar secara medis?

 

Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas tentang hubungan antara frekuensi ejakulasi dan kualitas sperma berdasarkan penjelasan dokter serta hasil penelitian medis terbaru. Yuk, simak faktanya sebelum percaya mitos!

 

Ejakulasi dan Kaitannya dengan Kesuburan Pria

Ejakulasi merupakan proses alami yang terjadi ketika sperma dikeluarkan melalui penis saat orgasme. Bagi pria, ejakulasi menjadi indikator fungsi seksual sekaligus berperan penting dalam proses reproduksi.

 

Kualitas ejakulasi, termasuk volume, konsentrasi, dan motilitas sperma, sangat menentukan kemungkinan terjadinya pembuahan. Karena itu, penting bagi Sobat ASHA memahami apakah frekuensi ejakulasi bisa berdampak positif atau justru merugikan.

 

 

Benarkah Frekuensi Ejakulasi Menurunkan Kualitas Sperma?

Faktanya, ejakulasi yang terlalu sering tidak serta-merta menurunkan kualitas sperma secara permanen. Namun, jika dilakukan dalam rentang waktu yang sangat dekat, misalnya beberapa kali dalam sehari, jumlah sperma yang dikeluarkan bisa menurun karena belum sempat terisi kembali.

 

Sebaliknya, ejakulasi dalam frekuensi yang wajar (2 – 4 hari sekali) justru membantu menjaga kesegaran sperma. Sperma yang tertahan terlalu lama dapat mengalami penurunan motilitas dan morfologi karena berada dalam kondisi yang tidak optimal di saluran reproduksi pria.

 

 

Penjelasan Medis Tentang Proses Produksi Sperma

Tubuh pria memproduksi sperma di testis melalui proses yang disebut spermatogenesis. Proses ini memerlukan waktu sekitar 64 – 72 hari untuk menghasilkan sperma yang matang dan siap untuk dikeluarkan saat ejakulasi.

 

Produksi sperma memang berlangsung terus-menerus, tetapi cadangan sperma yang siap dikeluarkan membutuhkan waktu tertentu untuk mengisi kembali setelah ejakulasi. Oleh karena itu, frekuensi ejakulasi yang terlalu sering bisa membuat volume sperma per ejakulasi lebih rendah, tapi tidak merusak sperma yang diproduksi berikutnya.

 

Hubungan Antara Ejakulasi dan Konsentrasi Sperma

Sobat ASHA, menurut WHO, konsentrasi sperma optimal biasanya didapat jika pria tidak ejakulasi selama 2–7 hari. Ini juga menjadi standar saat pemeriksaan analisis sperma dilakukan. Jika ejakulasi dilakukan terlalu sering dalam waktu singkat, jumlah sperma per mililiter bisa sedikit berkurang.

 

Namun, bukan berarti frekuensi tinggi akan selalu menghasilkan sperma yang buruk. Konsentrasi sperma bisa kembali normal hanya dalam beberapa hari jika tubuh memiliki sistem reproduksi yang sehat.

 

Berapa Lama Tubuh Memproduksi Sperma Kembali?

Tubuh pria membutuhkan sekitar 24–36 jam untuk mengisi kembali sperma yang dikeluarkan, terutama jika frekuensi ejakulasi sedang. Namun, untuk mengembalikan konsentrasi sperma ke level tertinggi, waktu idealnya adalah sekitar 2–3 hari setelah ejakulasi terakhir.

 

Karena itu, jeda yang sehat antara ejakulasi diperlukan agar kualitas sperma tetap optimal, khususnya bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan.

 

Frekuensi Ejakulasi Normal pada Pria

Tidak ada angka pasti yang menentukan “normal”, karena frekuensi ejakulasi bisa sangat bervariasi tergantung usia, kondisi kesehatan, dan dorongan seksual seseorang. Namun, secara umum, ejakulasi 2–5 kali per minggu dianggap berada dalam rentang sehat oleh sebagian besar ahli urologi.

 

Apakah Jarang Ejakulasi Justru Lebih Baik?

Tidak selalu. Menahan ejakulasi dalam waktu lama dapat menyebabkan sperma menjadi kurang segar dan berpotensi rusak karena terlalu lama disimpan. Sperma yang “terlalu tua” juga memiliki motilitas dan struktur yang tidak optimal.

 

Selain itu, ejakulasi yang terlalu jarang juga bisa menyebabkan ketidaknyamanan fisik seperti nyeri testis, mimpi basah, atau stres emosional.

 

Risiko Menahan Ejakulasi Terlalu Lama

Menahan ejakulasi terlalu lama dapat memicu stagnasi sperma di saluran reproduksi. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko terjadinya inflamasi atau infeksi pada epididimis (epididimitis), bahkan bisa menimbulkan rasa nyeri di area panggul atau testis.

 

Secara psikologis, kebiasaan ini juga bisa meningkatkan kecemasan seksual dan menurunkan kepuasan dalam hubungan intim.

 

Dampak Terhadap Kesehatan Reproduksi

Ketidakseimbangan dalam frekuensi ejakulasi, baik terlalu sering maupun terlalu jarang dapat berdampak pada kualitas sperma dan kenyamanan seksual. Frekuensi yang moderat dan konsisten merupakan kunci dalam menjaga kesehatan reproduksi pria secara keseluruhan.

 

Bagi pasangan yang sedang menjalani program hamil, konsultasi dengan dokter spesialis di ASHA IVF dapat membantu menyesuaikan frekuensi ejakulasi ideal dengan jadwal ovulasi pasangan.

 

Manfaat Ejakulasi Secara Rutin

Sobat ASHA, ejakulasi tidak hanya berperan dalam proses reproduksi, tetapi juga memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Ketika dilakukan secara rutin dalam frekuensi yang seimbang, ejakulasi dapat mendukung fungsi fisiologis tubuh dan memberikan efek positif pada kesehatan reproduksi, mental, hingga kardiovaskular.

 

Berbagai penelitian medis menunjukkan bahwa ejakulasi secara teratur dapat membantu menjaga kualitas sperma, menurunkan risiko penyakit tertentu, serta meningkatkan kesejahteraan fisik dan emosional. Berikut beberapa manfaat penting dari kebiasaan ini yang perlu kamu ketahui.

 

1. Meningkatkan Kualitas Sperma

Rutin ejakulasi membantu tubuh untuk “menyegarkan” pasokan sperma. Sperma yang terlalu lama tersimpan dalam tubuh cenderung mengalami penurunan kemampuan bergerak dan bentuk.  Dengan ejakulasi rutin, sperma tua dikeluarkan dan digantikan oleh sperma baru yang lebih sehat dan aktif.

 

2. Menurunkan Risiko Kanker Prostat

Salah satu manfaat ejakulasi rutin yang cukup penting adalah menurunkan risiko kanker prostat. Studi yang dipublikasikan dalam European Urology menunjukkan bahwa pria yang mengalami ejakulasi lebih dari 21 kali per bulan memiliki risiko kanker prostat yang lebih rendah dibandingkan mereka yang lebih jarang melakukannya.

 

Hipotesis medis menyatakan bahwa ejakulasi secara rutin membantu mengurangi penumpukan zat karsinogenik di dalam kelenjar prostat, serta meningkatkan sirkulasi cairan prostatik. 

 

3. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Aktivitas seksual yang melibatkan ejakulasi turut berkontribusi terhadap kesehatan jantung. Proses ini meningkatkan detak jantung dan sirkulasi darah, yang serupa dengan olahraga ringan. Dalam jangka panjang, hal ini dapat membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga elastisitas pembuluh darah.

 

 

4. Tidur Lebih Nyenyak

Setelah ejakulasi, tubuh melepaskan hormon prolaktin dan oksitosin yang berperan dalam menciptakan rasa tenang dan rileks. Kombinasi hormon ini menjadikan tubuh lebih siap untuk beristirahat dan mempercepat transisi ke fase tidur nyenyak.

 

Bagi pria yang mengalami kesulitan tidur akibat stres atau kelelahan mental, ejakulasi secara alami dapat menjadi salah satu cara non-medis yang mendukung kualitas tidur. 

 

Faktor Lain yang Mempengaruhi Kualitas Sperma

Sobat ASHA, selain frekuensi ejakulasi, ada sejumlah faktor lain yang turut mempengaruhi kualitas sperma secara signifikan. Hal-hal seperti pola makan, gaya hidup, kebiasaan buruk, serta kondisi medis tertentu bisa menentukan seberapa sehat sperma yang diproduksi tubuh. Untuk itu, penting bagi setiap pria yang peduli terhadap kesehatan reproduksinya untuk memahami dan mengelola faktor-faktor ini secara optimal.

 

Pola Makan dan Gaya Hidup

Asupan nutrisi yang seimbang sangat berpengaruh terhadap produksi sperma. Makanan tinggi antioksidan seperti sayuran hijau, buah-buahan, biji-bijian, dan ikan berlemak dapat membantu meningkatkan motilitas dan morfologi sperma.

 

Selain itu, menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, dan cukup tidur juga membantu menstabilkan hormon reproduksi dan meningkatkan peluang kehamilan.

 

Pengaruh Rokok dan Alkohol

Rokok mengandung zat beracun seperti nikotin dan karbon monoksida yang bisa merusak DNA sperma dan menurunkan kualitasnya. Sementara itu, konsumsi alkohol berlebihan dapat mengganggu keseimbangan hormon testosteron dan menurunkan produksi sperma. Menghindari kedua zat ini terbukti secara medis dapat memperbaiki kualitas sperma dalam beberapa bulan setelah berhenti.

 

Kondisi Medis Tertentu

Beberapa kondisi medis dapat secara langsung mempengaruhi kualitas sperma, seperti gangguan hormonal, varikokel (pelebaran pembuluh darah di skrotum), serta infeksi pada saluran reproduksi. Selain itu, penggunaan obat-obatan tertentu atau paparan bahan kimia berbahaya di lingkungan kerja juga bisa berdampak negatif.

 

Jika Sobat ASHA mengalami masalah seperti ini, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter di ASHA IVF guna mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

 

Tips Menjaga Kualitas Sperma Secara Alami

Menjaga kualitas sperma tidak selalu memerlukan pengobatan atau suplemen mahal. Langkah-langkah alami yang sederhana dan konsisten justru memiliki dampak besar terhadap kesuburan pria. Salah satunya adalah dengan memperhatikan asupan nutrisi harian. 

 

Konsumsi makanan bergizi tinggi seperti ikan berlemak, telur, sayuran hijau, dan buah-buahan kaya antioksidan terbukti mampu meningkatkan motilitas dan bentuk sperma. Kombinasi vitamin C, E, zinc, dan selenium yang berasal dari makanan juga berperan dalam melindungi sel sperma dari kerusakan oksidatif.

 

 

Selain itu, gaya hidup sehat harus menjadi bagian dari rutinitas harian. Rutin berolahraga tidak hanya memperbaiki kebugaran fisik, tetapi juga membantu menyeimbangkan hormon testosteron. Hindari stres berlebihan karena stres kronis dapat mengganggu sistem endokrin dan menurunkan kualitas sperma. 

 

Berhenti merokok dan membatasi konsumsi alkohol adalah langkah krusial dalam menjaga kesehatan sperma. Rokok dan alkohol mengandung zat yang bersifat toksik bagi sel reproduksi dan dapat menyebabkan perubahan genetik pada sperma. 

 

Untuk memastikan tidak ada masalah tersembunyi, Sobat ASHA juga disarankan melakukan pemeriksaan kesuburan secara berkala di klinik fertilitas terpercaya seperti ASHA IVF, agar langkah pencegahan dan perawatan bisa dilakukan secara tepat waktu.

 

Kesimpulan: Menjaga Keseimbangan Frekuensi Ejakulasi untuk Kesehatan Reproduksi

Sobat ASHA, frekuensi ejakulasi memang bisa mempengaruhi kualitas sperma, tetapi bukan berarti kamu harus membatasi atau melakukannya terus menerus. Keseimbangan aktivitas ini  adalah kunci untuk mendapatkan sperma yang sehat. Ejakulasi yang rutin, sehat, dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh justru dapat meningkatkan peluang kehamilan serta menjaga kesehatan secara keseluruhan.

 

Jika kamu dan pasangan sedang menjalani program hamil atau ingin mengevaluasi kesehatan reproduksi, ASHA IVF menyediakan layanan analisis sperma, konsultasi andrologi, hingga teknologi canggih seperti Time-Lapse Embryo Monitoring dan Frozen Embryo Transfer (FET) yang siap mendukung setiap langkahmu menuju kehadiran buah hati.

 

Ditinjau Oleh:

dr. Lunardhi Susanto, M. Kes., SpAnd

 

Sumber Referensi:

  1. Cleveland Clinic. (2025). How often should men ejaculate? Diakses 2025.

  2. Mayo Clinic. (2025). Male infertility and fertility: What affects sperm health? Diakses 2025.

  3. WebMD. (2025). How often should a man ejaculate? Diakses 2025.

  4. World Health Organization (WHO). (2025). Infertility. Diakses 2025.

 

8 Mitos Tentang Kesuburan Pria & Faktanya Menurut Dokter

Mom & Dads, tekanan terhadap pasangan yang belum memiliki anak di Indonesia sering kali datang dari lingkungan terdekat, terutama orang tua atau mertua yang dengan mudah menyalahkan pihak wanita.

 

Saat kehamilan tak kunjung terjadi, istri kerap menjadi sasaran tuduhan, seolah-olah masalah kesuburan sepenuhnya ada di pihaknya. Padahal, fakta medis menunjukkan bahwa sekitar 40–50% kasus infertilitas disebabkan oleh faktor kesuburan pria.

 

 

Sayangnya, masih banyak mitos seputar kesuburan yang berkembang di masyarakat, mulai dari anggapan soal usia, gaya hidup, hingga hal-hal yang belum terbukti secara ilmiah. Dalam artikel ini, Mom & Dads akan diajak untuk mengenali delapan mitos umum tentang kesuburan pria, lengkap dengan penjelasan dari sudut pandang medis agar kita bisa memahami fakta yang sebenarnya.

 

Berbagai Mitos Tentang Kesuburan Pria

Kesuburan pria merupakan topik yang sering kali diselimuti banyak mitos. Banyak suami merasa tidak perlu memeriksakan diri karena menganggap masalah kesuburan hanya ada pada istri.  Akhirnya, akibat rasa gengsi memeriksakan diri ini membuat banyak sekali perempuan yang jadi korban karena dituduh sebagai biang masalah dalam usaha memiliki keturunan. 

 

Mengetahui mitos-mitos seputar kesuburan pria sebenarnya sangat penting agar Mom & Dads tidak terjebak dalam informasi yang salah dan bisa mengambil keputusan yang tepat jika sedang merencanakan kehamilan.

 

1. Usia Tidak Memengaruhi Kesuburan Pria

Banyak yang percaya bahwa pria tetap subur hingga usia lanjut. Faktanya, kualutas dan kuantitas sperma yang dimiliki pria memang akan menurun seiring bertambahnya usia dan berbagai faktor gaya hidup lainnya. 

 

Menurut Mayo Clinic, pria di atas usia 40 tahun cenderung memiliki sperma dengan motilitas dan morfologi yang lebih rendah. Kondisi ini bisa memengaruhi peluang keberhasilan pembuahan serta meningkatkan risiko gangguan genetik pada janin.

 

 

2. Celana Ketat Menyebabkan Kemandulan Pada Pria

Mitos penggunaan celana ketat yang membuat mandul memang cukup populer di Indonesia, meskipun belum sepenuhnya didukung oleh bukti kuat. Penggunaan celana ketat memang dapat meningkatkan suhu skrotum dan disinyalir bisa membuat sperma menurun secara kualitas. 

 

Faktanya, peningkatan suhu scrotal harus berlangsung terus-menerus dalam jangka panjang agar berdampak signifikan. Oleh karena itu, mengenakan celana ketat sesekali tidak akan serta-merta menyebabkan infertilitas.

 

3. Terlalu Sering Ejakulasi Menurunkan Kualitas Sperma

Mom & Dads, seberapa sering ejakulasi memang memengaruhi penurunan jumlah sperma. Akan tetapi, ejakulasi yang terlalu jarang pun bisa menyebabkan sperma menjadi lebih tua dan kurang aktif. Idealnya, untuk tujuan kehamilan, ejakulasi 2–3 kali per minggu dianggap baik oleh banyak dokter. 

 

Oleh karena itu, Mom & Dads sebaiknya membuat jadwal berhubungan badan agar ritme ejakulasi bisa disesuaikan. Catat tanggal kapan sebaiknya hubungan badan dilakukan agar pembuahan berhasil dilakukan. 

 

4. Masalah Kesuburan Selalu Berasal dari Wanita

Mitos terkait kesuburan memang paling sering merugikan perempuan. Faktanya, seperti disebutkan sebelumnya, penyebab infertilitas bisa berasal dari pihak pria, wanita, atau keduanya. Dalam banyak kasus, pria yang mengalami gangguan pada kualitas atau kuantitas sperma menyumbang 50% masalah infertilitas dalam kehidupan rumah tangga.

 

Mom & Dads perlu sama-sama menyadari bahwa pemeriksaan kesuburan sebaiknya dilakukan oleh kedua pasangan. Tidak perlu saling menyalahkan satu sama lain, gunakan kepala dingin dan selalu bekerja sama untuk mencapai tujuan memiliki keturunan. 

 

 

5. Merokok atau Minum Alkohol Tidak Terlalu Memengaruhi Kesuburan

Punya kebiasaan merokok atau mengkonsumsi alkohol? Ketahuilah bahwa dua kebiasaan ini justru memiliki dampak negatif yang signifikan pada kesuburan pria. Rokok mengandung zat berbahaya seperti nikotin dan karbon monoksida bisa merusak DNA sperma dan menurunkan motilitas.

 

Begitu juga dengan konsumsi alkohol, yang dalam jangka panjang dapat memengaruhi produksi hormon testosteron. Oleh karena itu, gaya hidup sehat sangat dianjurkan jika Mom & Dads sedang merencanakan kehamilan.

 

6. Suplemen atau Makanan Tertentu Bisa Meningkatkan Kesuburan

Suplemen peningkat kesuburan yang beredar di pasaran sebenarnya tidak sesuai dengan klaim yang diiklankan. Meski beberapa nutrisi seperti zinc, vitamin C, E, dan selenium memang penting bagi kesehatan sperma, mengkonsumsi suplemen tanpa indikasi medis bukanlah solusi utama.

 

Sebelum mengonsumsi suplemen, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui kebutuhan tubuh dan memastikan tidak ada riwayat medis pada tubuh yang kontra dengan kandungan suplemen.

 

7. Pria yang Subur Pasti Memiliki Dorongan Seks Tinggi

Dorongan seksual atau libido dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti hormon, stres, dan kondisi psikologis. Seorang pria bisa memiliki libido tinggi tetapi mengalami gangguan kualitas sperma, begitu juga sebaliknya.

 

 

Artinya, dorongan seks bukan indikator pasti dari kesuburan pria. Pria yang jarang bertemu istri tetapi memiliki kualitas sperma yang baik masih sangat mungkin memiliki keturunan. Sebaliknya, pria yang sering berhubungan badan tetapi memiliki kualitas sperma yang buruk karena kebiasaan merokok juga bisa jadi sulit memiliki anak.

 

Untuk itu, satu-satunya cara untuk mengetahuinya secara pasti adalah dengan melakukan pemeriksaan analisis sperma di klinik fertilitas. 

 

8. Harus Menunggu Setahun untuk Periksa Kesuburan

Banyak pasangan mengira bahwa harus menunggu hingga satu tahun sebelum memeriksakan diri terkait masalah keturunan. Padahal, anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Secara medis, memang pasangan dikatakan infertil bila sudah berhubungan seksual secara teratur tanpa alat kontrasepsi selama 12 bulan namun belum juga hamil.

Namun, ada beberapa kondisi yang membuat pasangan disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan, bahkan meski baru enam bulan mencoba. Misalnya, jika ada riwayat masalah kesehatan reproduksi seperti:

Khusus untuk perempuan berusia di atas 35 tahun, evaluasi kesuburan sebaiknya tidak ditunda. Ini karena kualitas dan jumlah sel telur secara alami akan menurun seiring bertambahnya usia, sehingga waktu menjadi faktor penting dalam perencanaan kehamilan.

 

Jika Anda ingin memeriksakan kualitas sel telur saat ini, ASHA IVF menyediakan layanan pemeriksaan kesuburan pria dan wanita secara lengkap, termasuk analisis sperma dengan hasil akurat dan penanganan dari dokter spesialis andrologi dan fertilitas.

 

Kami memberikan layanan yang tak hanya mengedepankan kecanggihan teknologi, tetapi juga pendekatan personal agar memahami kebutuhan pasien secara lebih akurat. 

 

Kesimpulan

Kesuburan pria bukanlah topik yang bisa dianggap remeh saat Mom & Dads sedang merencanakan kehamilan. Mengetahui fakta yang benar dibandingkan percaya akan mitos adalah salah satu langkah terbaik yang akan membantu Anda dan pasangan mewujudka kehamilan.

 

Terlalu percaya pada mitos yang beredar justru membuat informasi menjadi bias dan menunda penanganan yang tepat. Jika Mom & Dads sedang merencanakan kehadiran buah hati, tak ada salahnya untuk segera berkonsultasi dengan tim medis berpengalaman.

 

Di ASHA IVF, kami menyediakan layanan komprehensif untuk pria, mulai dari pemeriksaan hormon, analisis sperma, hingga program fertilitas dengan teknologi Time-Lapse Embryo Monitoring dan Frozen Embryo Transfer (FET) yang terbukti meningkatkan peluang keberhasilan.

 

Dokter-dokter ahli kami sudah terpercaya di bidangnya dan berpengalaman puluhan tahun menangani masalah infertilitas di Indonesia. Booking jadwal konsultasi sekarang, wujudkan impian mulia memiliki keturunan. 

 

Ditinjau Oleh:

dr. Lunardhi Susanto, M. Kes., SpAnd

 

Sumber Referensi:

  1. Cleveland Clinic. (2025). Male infertility. Diakses 2025.

  2. Mayo Clinic. (2025). Fertility: Ovulation, conception, and getting pregnant. Diakses 2025.

  3. WebMD. (2025). Male fertility myths. Diakses 2025.

  4. World Health Organization (WHO). (2025). Infertility. Diakses 2025.

 

Apa Pengaruh Pola Makan terhadap Kesuburan Pria?

Para suami yang mendambakan lahirnya segera keturunan bersama istri, ada baiknya mulai sekarang perhatikan apa saja yang Anda konsumsi. 

 

Dikutip dari Kementrian Kesehatan RI, kualitas air mani seseorang menurun sebesar 50%-60% selama 40 tahun terakhir. Pola makan sehat berhubungan dengan kualitas sperma yang baik dan beresiko lebih kecil terjadinya kelainan seperti menurunnya jumlah sperma, konsentrasi, dan pergerakan sperma.

 

Maka dari itu Dads tidak boleh salah memilih asupan harian jika ingin memiliki momongan, dukungan antar pasangan memberikan dampak yang positif untuk mengambil pola hidup sehat salah satunya dari makanan yang dikonsumsi. 

 

Jadi tidak boleh sembarangan, pola makan sangat berperan penting untuk meningkatkan kesuburan pria sehingga pembuahan bisa terjadi dengan lancar. 

 

Untuk Dads yang ingin memperbaiki pola makan, berikut tips dan langkah yang harus diambil:

 

Kenapa Pola Makan Penting untuk Kesuburan Pria?

Ada beberapa alasan kenapa pola makan sangat memperngaruhi vitalitas pria. Berikut penjelasannya: 

 

1. Menjaga fungsi hormon pria (seperti testosteron)

Nutrisi yang berasal dari makanan yang sehat sangat bisa meningkatkan kandungan testosteron di dalam tubuh dan meningkatkan aliran darah. Nah, hormon testosteron ini berguna untuk menjaga gairah seksual yang penting untuk proses reproduksi.

 

 

2. Memproduksi sperma yang sehat dan berkualitas

Makanan tertentu yang kaya akan vitamin B12, asam folat, protein dan omega 3 bisa mempengaruhi sedikit dan banyaknya jumlah sperma yang diproduksi.

 

 

3. Menunjang fungsi otot dan stamina fisik

Kandungan karbohidrat, protein dan lemak dari makanan dapat menunjang fungsi otot. Hal ini tentunya berdampak pada stamina fisik yang dibutuhkan saat berhubungan seksual.

 

 

4. Memelihara kesehatan pembuluh darah untuk fungsi ereksi yang optimal

Faktanya, makanan yang Anda konsumsi sangat mempengaruhi seberapa Anda ereksi. Itulah kenapa Anda perlu mengkonsumsi makanan yng bergizi guna meningkatkan aliran darah di dalam tubuh.

 

 

5. Melindungi organ vital dari radikal bebas dan peradangan

Semakin sehat dan bernutrisi makanan yang Anda konsumsi, semakin mudah pula bagi tubuh untuk melawan radikal bebas dan virus. Pastikan Anda juga mengkonsumsi buah serta sayur untuk meningkatkan imunitas tubuh. 

 

 

Tanda Kesuburan Pria Menurun akibat Pola Makan Buruk

Pola makan yang buruk dan tidak bergizi ternyata bisa menurunkan kualitas vitalitas pria. Berikut ini adalah tanda-tandanya. 

 

 

1. Mudah lelah meski tidak beraktivitas berat

Waspadai jika Anda sering mudah lelah walapun tidak sedang beraktivitas berat. Bisa jadi vitalitas Anda sedang terganggu karena beberapa faktor yang tidak Anda sadari.

 

 

2. Libido menurun

Sudah mencoba beberapa metode rangsangan tetapi tidak memberikan efek yang signifikan? Curigai penurunan libido pada diri Anda. Periksakan segera ke dokter apabila hal ini mengganggu aktivitas seksual bersama pasangan.

 

 

3. Ereksi tidak maksimal atau mudah hilang

Ereksi yang tidak normal dan tidak bisa bertahan lama adalah ciri-ciri dari penurunan vitalitas. Dads jika merasakan ereksi yang tidak normal, bisa membaca selengkapnya mengenai Disfungsi Ereksi atau mengkonsultasikan ke dokter untuk penanganan mendalam.

 

 

4. Berat badan naik, terutama di perut

Berat badan yang naik berlebihan akibat pola makan dan pola hidup yang buruk pada pria, menjadi salah satu ciri terjadinya penurunan kesuburan. Ini karena berat badan dapat menyebabkan perubahan metabolisme tubuh dan mengganggu fungsi organ.

 

 

5. Gangguan tidur atau stres berlebihan

Penderita bisa saja mengalami gangguan tidur akibat stress berlebihan. Efek psikologis ini adalah buntut panjang dari penurunan vitalitas yang tidak segera ditangani.

 

 

6. Sulit memiliki keturunan

Tentu saja, akan sulit bagi pria yang menurun kesuburan untuk dapat memiliki keturunan. Oleh karena itu, diperlukan penanganan lebih lanjut dengan mengunjungi klinik kesuburan terdekat.

 

Apa Saja Makanan yang Berdampak Positif terhadap Kesuburan Pria?

Apakah Anda mencari daftar makanan yang bisa berdampak positif bagi kesuburan pria? Berikut ini adalah beberapa listnya:

 

 

1. Daging Merah Tanpa Lemak (Sumber Zinc dan Protein)

Daging merah yang rendah lemak dapat mendukung peningkatan kualitas sperma. Akan tetapi, perlu diingat untuk tidak memakannya berlebihan atau secukupnya. Daging merah memiliki sumber zinc dan protein yang lebih baik, hal ini berdasarkan penelitian dari National Library of Medicine mengenai kandungan zinc didalam daging merah tanpa lemak untuk memperbaiki kualitas sperma yang rendah.

 

 2. Telur (Sumber Protein dan Vitamin D)

Telur merupakan makanan yang baik untuk meningkatkan kesuburan pria karena mengandung nutrisi penting seperti vitamin D, protein berkualitas tinggi, dan seng. Vitamin D membantu meningkatkan produksi hormon testosteron, sementara protein dan seng penting untuk kualitas sperma. Telur juga kaya akan asam lemak omega-3 yang dapat meningkatkan jumlah, motilitas, dan bentuk sperma. 

 

3. Ikan Salmon dan Tuna (Sumber Omega-3)

Ikan tuna dan salmon punya manfaat yang banyak salah satunya kandungan protein, vitamin B12 dan lemak omega 3. Sperma pria yang subur terdiri dari konsentrasi asam lemak omega-3 yang lebih tinggi. Asam lemak ini (EFA) membantu meningkatkan aliran darah dan meningkatkan kualitas sperma. Menurut data dari National Library of Medicine,  menunjukkan bahwa mengonsumsi ikan memberikan dampak yang menguntungkan pada kualitas air mani pria khususnya bagi yang meningkatkan kesuburan.

 

4. Kacang Almond dan Kenari (Sumber Selenium dan Magnesium)

Kacang almond dan kenari memiliki kandungan sumber nutrisi yang baik untuk mendukung kesuburan pria. 

Kandungan selenium dan magnesium dalam kacang-kacangan ini dapat meningkatkan kualitas sperma, membantu mengatur hormon testosteron, dan mendukung kesehatan reproduksi secara keseluruhan. 

Didukung berdasarkan data dari The American Journal of Clinical Nutrition, Bahwa kacang almond dan kenari memiliki kandungan nutrisi yang mampu meningkatkan parameter kualitas sperma utamanya pada pria diusia reproduksi yang sehat.

 

5. Tomat (Sumber Likopen)

Mengonsumsi tomat secara langsung atau mengolahnya menjadi jus tanpa gula memang bermanfaat untuk kesuburan. Kandungannya yang kaya akan antioksidan likopen, dapat memberikan dampak positif pada kesuburan pria dengan meningkatkan kualitas sperma dan berpotensi menambah jumlah sperma. 

Data dari Asian Journal of Andrology menunjukkan khasiat antioksidan likopen membantu melindungi sel sperma dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas, faktor utama dalam infertilitas pria. 

 

6. Sayuran Hijau (Bayam, Brokoli)

Mengonsumsi bayam dan brokoli yang bersama dengan sayuran hijau berdaun lainnya, dapat berdampak positif pada kesuburan pria karena kandungan folatnya yang tinggi, vitamin B yang penting untuk perkembangan dan fungsi sperma. 

Selain itu, sayuran ini kaya akan antioksidan, yang dapat melindungi sperma dari kerusakan dan meningkatkan kesehatan sperma secara keseluruhan. Kandungan folat merupakan mikronutrien utama dalam sintesis DNA dan dapat membantu meningkatkan kualitas sperma.

 

7. Cokelat Hitam (Dark Chocolate)

Perlunya mengonsumsi cokelat hitam murni sebagai salah satu sumber antioksidannya yang kaya dan adanya L-arginine, asam amino yang dapat meningkatkan kualitas dan motilitas sperma. 

Menurut North Atlanta Women’s Care, Cokelat hitam yang mengandung persentase kakao tinggi (70% atau lebih), kaya akan antioksidan. Antioksidan ini dapat membantu melawan stres oksidatif, yang dapat merusak sperma.

Meskipun bagus mengonsumsi coklat hitam, Dads tetap harus menerapakan pola makan seimbang, gaya hidup sehat, dan bantuan medis yang mendasarinya sangat penting untuk mencapai kesehatan reproduksi yang optimal.

 

Makanan yang Harus Dihindari karena Merusak Kesuburan Pria

Ternyata, tidak semua jenis makanan bagus untuk kesuburan dan beberapa daftar dibawah ini perlu diperhatikan ya;

 

1. Makanan Tinggi Gula

Konsumsi makanan tinggi gula ternyata bisa membuat hormon testosteron turun sehingga terjadi disfungsi ereksi. Oleh karena itu, sebaiknya hindari makanan dan minuman yang terlalu manis secara berlebihan. Seperti mengonsumsi roti manis secara berlebihan dan sering atau minuman manis seperti boba, thai tea dengan konsentrasi gula yang tinggi.

 

2. Makanan Cepat Saji (Fast Food)

Makanan cepat saji seperti burger, fried chicken, pizza dan lainnya ternyata bisa membuat kesuburan pria mudah rusak karena kandungan garam yang sangat tinggi karna proses pengolahannya. Tak hanya itu, fast food juga beresiko menurunkan metabolisme tubuh. 

 

3. Minuman Beralkohol

Ya, konsumsi minuman beralkohol dapat menurunkan kesuburan dan merusak kesuburan laki-laki. Kadar testosteron akan perlahan turun jika Anda rutin mengkonsumi alkohol bahkan diikuti oleh begadang yang sering. 

 

4. Produk Olahan Berlebihan (Sosis, Nugget)

Konsumsi produk olahan berlebihan dalam jangka waktu panjang yang mengandung natrium tinggi, secara tidak sadar bisa mengurangi jumlah produksi sperma dan membuat gairah seksual menurun. Inilah yang berdampak pada kesuburan, maka perlunya mengurangi bahkan stop mengonsumsi produk olahan secara terus menerus.

 

Cara Meningkatkan Kesuburan Pria lewat Pola Makan (List Tips)

Anda bisa memperbaiki vitalitas Anda kembali dengan berusaha memperbaiki pola makan. Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa Anda coba. 

 

1. Sarapan dengan Protein Tinggi

Awali hari Anda dengan sarapan kaya protein seperti telur, yogurt, atau kacang-kacangan. Protein membantu menjaga kestabilan gula darah, memberi energi yang tahan lama, dan mendukung produksi hormon testosteron.

Dads bisa mengkombinasikan list diatas mengenai makanan untuk menunjang kesuburan maupun menjauhi makanan yang harus dihindari.

 

2. Kurangi Karbohidrat Sederhana

Hindari konsumsi berlebihan nasi putih, roti putih, dan makanan manis. Karbohidrat sederhana cepat meningkatkan gula darah, lalu menurunkannya secara drastis, yang bisa membuat Anda lelah dan lesu.

 

3. Perbanyak Sayur dan Buah Berwarna Cerah

Warna cerah menandakan kandungan antioksidan tinggi. Antioksidan membantu melawan radikal bebas yang merusak sel dan jaringan, termasuk sel sperma dan hormon pria.

 

4. Cukupi Asupan Air Putih

Dehidrasi dapat menurunkan energi, konsentrasi, dan fungsi seksual. Minumlah minimal 2 liter air putih setiap hari untuk menjaga metabolisme dan performa tubuh.

 

5. Hindari Makan Larut Malam

Makan malam terlalu larut bisa mengganggu kualitas tidur dan proses metabolisme. Idealnya, makan malam dilakukan minimal 2–3 jam sebelum tidur agar pencernaan optimal dan tidur lebih nyenyak.

 

Kombinasikan Pola Makan Sehat dengan Gaya Hidup Lainnya

Selain mengkonsumsi makanan sehat, pastikan Anda juga merubah gaya hidup lama Anda menjadi lebih baik. Cobalah beberapa langkah di bawah ini. 

 

 

1. Rutin berolahraga

Latihan seperti jogging, angkat beban, atau yoga dapat meningkatkan aliran darah, stamina, dan kadar testosteron.

 

 

2. Tidur cukup

Tidur yang berkualitas (7–8 jam per malam) sangat penting untuk pemulihan hormon dan energi. Kurang tidur berhubungan langsung dengan penurunan vitalitas dan libido.

 

 

3. Mengelola stres

Stres kronis meningkatkan hormon kortisol, yang dapat menurunkan kadar testosteron. Coba teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, atau aktivitas yang Anda nikmati.

 

 

4. Berhenti merokok dan alkohol

Kandungan racun dalam rokok dan alkohol merusak pembuluh darah dan hormon reproduksi pria. Menghindarinya bisa secara signifikan meningkatkan kesuburan.

 

 

5. Melakukan check-up

Pemeriksaan kesehatan rutin membantu Anda memantau kadar hormon, kolesterol, dan tekanan darah. Deteksi dini bisa mencegah masalah kesehatan yang memengaruhi kesuburan.

 

 

Yuk Dads & Moms Konsultasikan Kesuburan di ASHA IVF

Ingin cek reproduksi pria sejak dini? Saatnya Percayakan Kesehatan Anda pada ASHA IVF.


ASHA IVF bukan sekadar klinik, melainkan mitra Anda dalam mencapai keseimbangan hormonal dan cek reproduksi optimal. Kami hadir dengan:

 

 

 

 

Jangan tunggu sampai gejala mengganggu hidup Anda. Jadwalkan konsultasi sekarang dan rasakan transformasi kesehatan reproduksi bersama ASHA IVF, solusi terpercaya untuk hidup lebih sehat, aktif, dan penuh energi.

 

Yuk konsultasi disini sekarang!

 

Ditinjau Oleh: dr. Lunardhi Susanto, Sp.And, M.Kes

 

Sumber Referensi:

  1. Mibella Wellness Center. (n.d.). Male Vitality and Hormonal Health Booster. Reviewed by Dr. Mia Cowan. Diakses 2025
  2. Obsidian Men’s Health. (2024, 2 Desember). The Impact of Diet and Exercise on Men’s Sexual Health. Reviewed by Dr. Dan D. French dan Dr. Marc Richman. Diakses 2025
  3. La Forge, T. (2024, 14 November). 8 Foods for Erectile Dysfunction, T Levels, Sperm. Reviewed by Dr. Jared Meacham, PhD, RD, CSCS. Diakses 2025
  4. Mackenzie, M. (2024, 10 September). How Your Diet Kills Your Sex Life. reviewed by Dr. Jamin Brahmbhatt dan Dr. Joshua Gonzalez. Diakses 2025
  5. Fertility Family. (n.d.). Top Foods You Should Include in Your Male Fertility Diet. Diakses 2025
  6. Durairajanayagam, D., Agarwal, A., Ong, C., & Prashast, P. (2014). Lycopene and male infertility. Asian Journal of Andrology, 16(3), 420–425. Diakses 2025
  7. Gaskins, A. J., Mendiola, J., Afeiche, M. C., Jørgensen, N., Swan, S. H., & Chavarro, J. E. (2014). Physical activity and television watching in relation to semen quality in young men. British Journal of Sports Medicine, 48(4), 265–270. Diakses 2025
  8. Agarwal, A., Mulgund, A., Hamada, A., & Chyatte, M. R. (2015). A unique view on male infertility around the globe. Reproductive Biology and Endocrinology, 13, 37. Diakses 2025

 

Apakah Sering Masturbasi Mempengaruhi Kesuburan?

Bagi mereka yang belum memiliki pasangan resmi secara pernikahan, kegiatan masturbasi kerap kali dilakukan sebagai cara alami untuk melepaskan hasrat seksual. Aktivitas ini sebenarnya relatif aman dilakukan asalkan tidak berlebihan. Masturbasi dapat memicu pelepasan hormon endorfin, memberikan perasaan rileks sehingga level stress pun bisa dikendalikan. 

 

Sayangnya, masturbasi yang dilakukan secara sering dapat memberikan efek buruk bagi pelakunya. Apakah Anda salah satu orang yang sering masturbasi? Simak penjelasan di bawah ini untuk memahami kaitan masturbasi dengan pengaruh kesuburan maupun psikologis. 

 

1. Pengaruh Masturbasi Terhadap Jumlah Sperma

Secara alami, pria diciptakan sebagai makhluk dengan hasrat seksual lebih besar dibandingkan perempuan. Apabila tidak disalurkan, pria rentan mengalami yang namanya stress. Itulah kenapa banyak pria yang belum menikah melakukan masturbasi.

Sayangnya, jika aktivitas ini dilakukan terlalu sering dapat menurunkan jumlah sperma sementara. Jika Anda melakukan masturbasi sebelum berhubungan seksual, maka jumlah sperma yang dikeluarkan akan lebih rendah dibanding biasanya. 

 

2. Kualitas Sperma Bisa Menurun

Masturbasi yang dilakukan secara sering dengan jarak yang singkat bisa menurunkan kualitas sperma. Tubuh akan menghasilkan sperma yang bergerak lambat dibandingkan biasanya. 

 

3. Pengaruh Terhadap Libido dan Gairah Seksual

Saat Anda masturbasi, otak akan melepaskan hormon dopamin atau kesenangan. Apabila dilakukan terlalu sering, tubuh akan terbiasa dengan stimulasi tingkat tinggi. Akibatnya, Anda bisa kehilangan hasrat seksual karena tubuh merasa ‘bosan’ mendapatkan ‘kesenangan’ yang terlalu sering. 

 

4. Kelelahan dan Penurunan Energi

Masturbasi yang terlalu sering dilakukan dapat berdampak pada penurunan energi. Ini karena aktivitas masturbasi membantu membakar kalori dalam tubuh sehingga badan pun merasa lelah. Sebaiknya hindari masturbasi sebelum aktivitas seksual agar hubungan intim lebih maksimal.

5. Disfungsi Ereksi Psikologis

Masturbasi yang dilakukan setiap hari bisa menyebabkan disfungsi ereksi. Akibatnya, sensitivitas penis terhadap rangsangan dapat berkurang. Selain itu, masturbasi yang dipicu menonton video porno dapat mengubah cara otak menangkap rangsangan. 

 

6. Kebiasaan Masturbasi yang Tidak Sehat

Kebiasaan masturbasi yang tidak sehat contohnya adalah menggunakan alat pendukung berbahaya seperti sex toy dengan bahan yang tajam. Dampaknya bisa mengiritasi area vital, membuat bagian intim terasa sakit.

 

7. Gangguan Hormon

Masturbasi memang bisa menurunkan kadar testosteron, tetapi efeknya hanya sementara. Selain itu, setelah masturbasi tubuh akan melepaskan prolaktin yang menyebabkan perasaan rileks. Hormon prolaktin yang terlepas dapat menurunkan gairah seksual, tetapi juga hanya sementara.

 

8. Efek Psikologis

Dalam berbagai referensi budaya, aktivitas masturbasi dianggap tabu. Orang yang melakukan masturbasi biasanya akan merasa bersalah setelahnya. Namun, efek ini akan berlangsung sementara tergantung kondisi psikologis masing-masing individu. 

 

9. Tidak Langsung Menyebabkan Infertilitas

Memang betul bahwa masturbasi tidak menyebabkan infertilitas. Akan tetapi, jika dilakukan secara berlebihan akan menyebabkan penurunan sementara kualitas jumlah sperma meskipun sementara.

 

10. Dampak Terhadap Kesuburan Pasangan

Masturbasi dapat menurunkan jumlah dan kualitas sperma selama beberapa hari. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin berhubungan seksual dengan pasangan, pastikan menghindari dulu kegiatan masturbasi supaya sperma keluar secara maksimal.

 

Tips Menjaga Keseimbangan

 

Masturbasi memang dapat membantu mengurangi stress karena efeknya yang membuat senang. Jika dilakukan dalam batas wajar, masturbasi juga membantu relaksasi otot. 

Nah, lain halnya jika dilakukan secara berlebihan, maka masturbasi bisa membuat Anda bersalah terus-menerus. Selain itu, kualitas sperma pun bisa menurun meskipun sementara. 

Lakukan masturbasi secara wajar, tidak terlalu sering. Jika masih bisa ditahan, ada baiknya Anda tidak melakukannya.   

 

Dibutuhkan waktu sekitar 48 jam atau dua hari untuk memulihkan jumlah sperma. Oleh karena itu, sebaiknya Anda melakukan masturbasi secara wajar seperti misalkan 3 hari sekali. Hindari melakukannya secara terus menerus dalam jangka waktu yang singkat.

 

Supaya Anda tetap dalam kondisi prima saat berhubungan intim dengan pasangan, pastikan untuk mengurangi aktivitas masturbasi. Anda bisa memperbaiki pola hidup dengan melakukan olahraga rutin, tidur cukup serta mengkonsumsi makanan yang sehat.

Kualitas tidur yang baik diiringi dengan kebiasaan gerak yang aktif dapat menghasilkan kenaikan produksi sperma. Oleh karena itu, hindari pula begadang jika tidak perlu. 

 

Mengkonsumsi konten pornografi memang tidak mempengaruhi kesuburan secara langsung. Akan tetapi, apabila dikonsumsi secara berlebihan, konten pornografi bisa mengurangi kemampuan Anda menangkap rangsangan seksual.

Jumlah sperma pada ejakulasi berikutnya juga berpeluang turun apabila Anda sebelumnya menonton video porno. Oleh karena itu, apabila Anda sedang progam hamil, hindari konten pornografi yang berlebihan.

 

Anda yang sedang program hamil sebaiknya merutinkan hubungan seksual. Fokuslah membangun keintiman dengan pasangan supaya gairah seksual tetap terjaga.

Bisa juga ikut program hamil untuk membantu Anda mengetahui kapan masa subur yang tepat. Anda bisa juga konsultasi ke dokter terpercaya yang sudah berpengalaman menangani masalah serupa. 

 

Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?

Apabila Anda ingin segera memiliki anak, perlu kiranya mengevaluasi beberapa hal agar program kehamilan berjalan lancar. Anda bisa berkonsultasi ke dokter kandungan untuk mengetahui apa yang salah pada tubuh Anda, dan bagaimana jadwal hubungan intim yang berpeluang besar menghasilkan anak. Pemeriksaan kesuburan juga perlu dilakukan sejak dini guna mengetahui peluang kehamilan. 

 

Pemeriksaan Dasar Kesuburan Suami Istri di ASHA IVF Surabaya

ASHA IVF RS PHC Surabaya merupakan pusat layanan fertilitas yang berkomitmen membantu pasangan suami istri dalam mewujudkan impian memiliki buah hati. Salah satu langkah awal yang penting dalam program kehamilan adalah pemeriksaan dasar kesuburan bagi suami dan istri.

 

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi kemampuan pasangan untuk hamil. Pada pihak istri, evaluasi meliputi pemeriksaan siklus menstruasi, fungsi ovarium, serta kondisi rahim dan saluran tuba. Sementara itu, pada pihak suami, analisis semen dilakukan untuk menilai jumlah, bentuk, dan pergerakan sperma.

 

Dengan hasil pemeriksaan ini, tim medis ASHA IVF dapat merancang rencana perawatan yang sesuai dengan kebutuhan spesifik pasangan. Jika ditemukan masalah kesuburan, ASHA IVF menawarkan berbagai solusi, termasuk program bayi tabung (IVF) yang menggunakan teknologi terbaru seperti Intra Cytoplasmic Morphologically-Selected Sperm Injection (IMSI) untuk memilih sperma dengan kualitas terbaik, serta inkubator Time-Lapse yang memantau perkembangan embrio secara real-time tanpa perlu mengeluarkannya dari inkubator.

 

Bagi pasangan yang ingin memulai perjalanan menuju kehamilan, ASHA IVF Surabaya siap memberikan layanan komprehensif dengan standar medis tinggi, didukung oleh teknologi canggih dan tim medis berpengalaman. Untuk informasi lebih lanjut atau membuat janji temu, Anda dapat menghubungi melalui WhatsApp di nomor +62-81135-17101 atau mengunjungi situs web ASHA IVF Surabaya.

 

Sumber Referensi:

 

  1. Healthline. (2022). Does female masturbation cause infertility?. Ditinjau secara medis oleh: Dr. Jillian Kubala, MS, RD. Diakses pada 2025.
  2. Kelkar Hospital. (2023). Masturbation and Fertility: The Truth About How Solo Play Affects Your Reproductive Health. Ditinjau secara medis oleh: Dr. Anil Kelkar, MD. Diakses pada 2025.
  3. Journal of Urological Surgery. (2020). Does Masturbation Frequency Affect Sperm Parameters? Journal of Urological Surgery, 7(4), 3097.
    Ditinjau oleh: Tim editorial Journal of Urological Surgery. Diakses pada 2025.

 

Kenali Kebiasaan yang Dapat Merusak Kesuburan Pria

Banyak pria yang fokus pada karier, gaya hidup sehat, dan kebugaran tubuh, namun sering kali melupakan satu aspek penting: kesuburan. Tanpa disadari, beberapa kebiasaan yang dianggap sepele justru dapat berdampak besar pada kualitas sperma dan kemampuan untuk memiliki keturunan. 

 

Mulai dari pola makan yang buruk hingga rutinitas yang tampak normal seperti duduk terlalu lama atau penggunaan gadget berlebihan—semuanya bisa berkontribusi terhadap masalah kesuburan pria. 

 

Lalu, apa saja kebiasaan tersebut? Yuk, kenali lebih dalam agar bisa segera dihindari!

 

1. Merokok

Dilansir dari Mayo Clinic, Pria dengan kebiasaan aktif merokok memiliki jumlah sperma lebih sedikit dibanding mereka yang tidak merokok. Bahkan, laki-laki yang berstatus sebagai perokok pasif akibat sering terpapar asap rokok sangat mungkin mengalami penurunan jumlah sperma. 

 

2. Konsumsi Alkohol Berlebihan

Mengkonsumsi alkohol berlebihan faktanya bisa membuat kadar testosteron menurun, menyebabkan disfungsi ereksi dan penurunan produksi sperma. Selain itu, alkohol juga bisa menyebabkan penyakit liver yang mempengaruhi kesuburan. 

 

3. Gaya Hidup Sedentari

Di zaman modern seperti sekarang, banyak pria yang lebih suka mengikuti gaya hidup sedentari alias malas gerak. Hal ini mengakibatkan obesitas yang mempengaruhi perubahan fluktuasi hormon. Jika gaya hidup tidak berubah, kebiasaan ini bisa membuat Anda mandul. 

 

4. Terlalu Sering Menggunakan Pakaian Ketat

Menggunakan celana yang terlalu ketat ternyata bisa menyebabkan peningkatan suhu dalam skrotum, membuat produksi sperma semakin berkurang. Anda tetap boleh memakai celana atau baju ketat, tetapi jangan menggunakannya setiap hari. 

 

5. Paparan Panas Berlebih

Masih dilansir dari Mayo Clinic, panas yang berlebihan yang berasal dari air panas bisa mengganggu produksi sperma untuk sementara waktu. Anda bisa saja mandi air panas, tetapi tidak boleh terlalu sering untuk menjaga tingkat kesuburan. 

 

6. Paparan Bahan Kimia Berbahaya

Paparan logam berat dan bahan-bahan kimia dari produk pangan ternyata bisa menimbulkan infertilitas. Sebisa mungkin hindari makanan yang mengandung herbisida atau pestisida untuk menjaga level kesuburan. 

 

7. Pola Makan Tidak Sehat

Kualitas sperma bisa turun jika Anda masih sering mengkonsumsi makanan tinggi lemak dan gula. Pastikan Anda mengkonsumsi makanan bergizi yang kaya akan sayuran dan protein untuk meningkatkan kesuburan. 

 

8. Stres Berkepanjangan

Faktanya, stress yang dibiarkan bisa mempengaruhi produksi hormon testosteron. Anda bisa coba olahraga, mengikuti yoga dan konseling untuk membantu memperbaiki keadaan emosi. Selain itu, berdoa dan bercerita kepada Tuhan setelah beribadah dapat jadi obat penghilang stress terbaik. 

 

9. Kurang Tidur

Tidur yang kurang berkualitas dapat mempengaruhi produksi hormon dan sperma. Itulah kenapa, Anda sebaiknya tidur minimal 6-8 jam perhari agar produksi hormon berjalan dengan normal. 

 

10. Konsumsi Kafein Berlebihan

Konsumsi kafein sebenarnya tidak berbahaya apabila tidak berlebihan. Akan tetapi, apabila Anda melakukannya terlalu sering, hal ini dapat membuat jumlah sperma menurun secara perlahan. 

 

11. Paparan Radiasi dari Gadget

Paparan sinar radiasi dari barang-barang elektronik seperti gadget sangat mungkin menurunkan jumlah sperma. Akan tetapi, radiasi dari ponsel tidak serta merta langsung berefek pada kemampuan reproduksi. Tetap saja, perlu kiranya bagi Anda untuk mengurangi intensitas bermain ponsel atau hindari terlalu lama memasukkan hp ke dalam saku celana. 

 

12. Penggunaan Steroid Anabolik

Konsumsi obat-obatan tertentu seperti steroid anabolik, obat testosteron, obat radang sendi dan obat maag ternyata bisa menurunkan kesuburan. Oleh karena itu, pastikan Anda mengkonsumsi obat hanya sesuai dosis yang ditetapkan. 

 

13. Mengabaikan Pemeriksaan Kesuburan

Tidak melakukan pemeriksaan kesuburan secara rutin berdampak pada abainya kondisi kesehatan reproduksi. Anda tidak akan tahu apakah Ada mengidap PCOS atau penyakit lain dalam tubuh jika tidak diidentifikasi lewat medis. Bukan untuk menakuti, tetapi pemeriksaan kesuburan justru membantu Anda mencari solusi yang tepat demi kebaikan bersama.  

 

Tips Menjaga Kesuburan Pria

 

Memiliki berat badan ideal dapat menjaga kualitas sperma Anda pada level terbaik. Oleh karena itu, penting bagi Anda menjaga berat badan agar tetap ideal dengan berolahraga rutin. 

 

Beberapa makanan yang kaya akan nutrisi, terutama antioksidan dapat membantu menjaga kesuburan. Anda bisa juga coba keju yang mengandung vitamin A serta brokoli yang kandungan asam folatnya sangat tinggi. 

 

Jika Anda masih sering konsumsi kopi sambil merokok, segera kurangi atau stop kebiasaan tersebut! Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini dapat menurunkan kualitas sperma. 

 

Stress yang tidak tertangani dengan baik dapat menurunkan hormon yang berperan dalam proses produksi sperma. Ambil kelas yoga atau cobalah tidur cukup untuk menenangkan diri. 

 

Mandi air panas tidak boleh dilakukan setiap hari. Pasalnya, kegiatan ini dapat menurunkan produksi sperma. Paparan panas pada area skrotum berefek pada turunnya jumlah sperma. 

 

Produksi sperma pada pria yang kelelahan dan langsung berhubungan seksual lebih sedikit dibandingkan mereka yang berhubungan intim dalam kondisi prima. Pastikan untuk tidur cukup atau minimal tidak kelelahan ketika berhubungan seksual. 

 

Kapan Harus Berkonsultasi ke Dokter?

Lantas, kapan sebaiknya Anda dan pasangan berkonsultasi ke dokter obgyn?

 

Sebaiknya segera konsultasi ke dokter spesialis obgyn apabila Anda telah berhubungan seksual selama setahun teratur tanpa alat kontrasepsi tetapi tidak kunjung positif. 

 

Jika Anda atau pasangan mengidap penyakit reproduksi seperti endometriosis atau PCOS, harap jadwalkan konsultasi lebih awal agar mendapatkan penanganan yang tepat. Semakin cepat konsultasi akan semakin baik. 

 

Curiga dengan gairah yang sering menurun atau Mr. P yang tidak sewajarnya? Bisa jadi ada masalah kesuburan. Cepat datangi dokter apabila kondisi ini terjadi. 

 

Pemeriksaan Dasar Kesuburan Suami Istri di ASHA IVF Surabaya

Perjalanan menuju kehamilan tidak hanya berhenti pada timbulnya dua garis merah. Lebih dari itu, bagaimana menjaga agar embrio selamat sampai menjadi manusia kecil yang lahir ke dunia adalah tantangan bagi banyak pasangan. 

Oleh karena itu, ASHA IVF Surabaya hadir menawarkan layanan pemeriksaan dasar kesuburan dan memandu pasangan hingga meraih impian memiliki anak. 

Kami didukung oleh dokter spesialis fertilitas yang kompeten serta tenaga medis yang sudah berstandar internasional. Selain itu, kami juga telah menggunakan teknologi Intra Cytoplasmic Morphologically selected Sperm Injection (IMSI) untuk memilih sperma terbaik. 

Hadirnya layanan Female Service di ASHA IVF Surabaya juga menunjukkan kepedulian kami terhadap kenyamanan klien perempuan. 

Jadwalkan kunjungan Anda ke ASHA IVF Surabaya, kami siap membantu Anda merencanakan tujuan mulia memiliki keturunan. Kunjungi website ASHA IVF Surabaya untuk info selengkapnya.

 

 

Sumber Referensi:

  1. Male infertility. Mayo Clinic. Diakses pada 2025
  2. 10 reasons for male infertility. International Federation of Gynecology and Obstetrics (FIGO). Diakses pada 2025
  3. The decline of male fertility. Extend Fertility. Diakses pada 2025
  4. How to boost male fertility and increase sperm count. Healthline. Artikel ini ditinjau secara medis oleh Dr. Cynthia Taylor Chavoustie, MD. Diakses pada 2025,

 

 

 

Apa IVF Solusi Pria dengan Kualitas Sperma Rendah?

Banyak pasangan merasa cemas saat mengetahui bahwa kualitas sperma sang suami kurang optimal. Mulai dari jumlah yang rendah, pergerakan lambat, hingga bentuk sperma yang tidak normal—semuanya bisa memengaruhi peluang kehamilan secara alami.

Namun, di tengah kekhawatiran ini, teknologi reproduksi modern seperti In Vitro Fertilization (IVF) hadir membawa harapan baru. Apakah IVF memang solusi efektif bagi pria dengan kualitas sperma yang rendah?

Dalam artikel ini, kita akan mengulas lebih dalam bagaimana IVF bekerja dan seberapa besar peluang keberhasilannya dalam kasus seperti ini.

 

Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Sperma

 

1. Faktor Gaya Hidup

 

Merokok

Kebiasaan merokok dapat menurunkan jumlah dan motilitas sperma. Zat berbahaya dalam rokok, seperti kadmium dan timbal, dapat merusak testis dan meningkatkan kerusakan DNA pada sperma.
Konsumsi alkohol berlebihan

Alkohol dapat mengganggu kadar testosteron, mengurangi jumlah sperma, dan menyebabkan masalah ereksi. Konsumsi alkohol yang berlebihan juga dapat menurunkan motilitas sperma dan mempengaruhi morfologi sperma.

 

Pola Makan Tidak Sehat

Diet tinggi lemak jenuh, makanan olahan, dan gula dapat menurunkan kualitas sperma. Sebaliknya, konsumsi makanan kaya antioksidan, seperti buah dan sayur, serta asam lemak omega-3 dapat meningkatkan kualitas sperma.

 

Kurangnya Aktivitas Fisik

Kurangnya olahraga dapat menyebabkan obesitas, yang berhubungan dengan penurunan kualitas sperma. Olahraga teratur dapat meningkatkan sirkulasi darah ke organ reproduksi dan mendukung produksi sperma yang sehat.

 

Stres Kronis

Stres berkepanjangan dapat mengganggu keseimbangan hormonal yang mengatur produksi sperma. Peningkatan kadar kortisol akibat stres dapat menurunkan produksi testosteron dan mempengaruhi kualitas sperma.

 

2. Faktor Medis

 

Varikokel (pembesaran pembuluh darah di skrotum)

Varikokel dapat meningkatkan suhu testis, yang mengganggu produksi sperma dan menurunkan kualitasnya. Kondisi ini sering ditemukan pada pria dengan infertilitas dan dapat mempengaruhi jumlah serta motilitas sperma.

 

Infeksi Saluran Reproduksi

Infeksi menular seksual atau infeksi lainnya pada saluran reproduksi dapat menyebabkan kerusakan pada organ reproduksi, seperti epididimis dan uretra, yang mempengaruhi produksi dan kualitas sperma.

 

Ketidakseimbangan Hormon

Gangguan pada hormon reproduksi, seperti penurunan kadar testosteron atau peningkatan kadar estrogen, dapat menghambat proses spermatogenesis dan menurunkan kualitas sperma.

 

Gangguan Genetik

Kelainan kromosom atau mutasi genetik tertentu dapat mempengaruhi produksi dan
fungsi sperma, sehingga menurunkan kualitas dan kuantitasnya.​

 

Masalah Struktural pada Testis

Kelainan anatomi atau cedera pada testis dapat mengganggu produksi sperma dan mempengaruhi kualitasnya.

 

3. Faktor Lingkungan

 

Paparan Bahan Kimia Berbahaya

Bahan kimia pengganggu hormon (endocrine-disrupting chemicals/EDC), seperti bisphenol A (BPA) dan phthalate, dapat mengganggu produksi hormon dan berdampak negatif pada sistem reproduksi. Paparan EDC dapat menurunkan kualitas sperma dan meningkatkan risiko infertilitas.

 

Suhu Tinggi yang Berkepanjangan pada Area Testis

Paparan suhu tinggi yang berkepanjangan pada area testis dapat mengganggu produksi sperma dan menurunkan kualitasnya. Misalnya, penggunaan pakaian ketat atau sering mandi air panas dapat meningkatkan suhu skrotum dan mempengaruhi spermatogenesis.

 

Radiasi atau Polusi Udara

Paparan radiasi, seperti sinar-X, dan polusi udara dapat merusak sel-sel reproduksi dan mengganggu proses pembentukan sperma. Polusi udara juga telah dikaitkan dengan penurunan kualitas sperma dan peningkatan risiko infertilitas pada pria.

 

Kapan IVF Menjadi Solusi untuk Sperma Berkualitas Rendah?

IVF sering menjadi solusi bagi pasangan yang mengalami masalah kesuburan, termasuk kualitas sperma yang rendah. Berikut adalah kondisi-kondisi spesifik di mana IVF dapat menjadi pilihan

 

1. Oligospermia

Kondisi di mana jumlah sperma dalam ejakulasi lebih rendah dari normal. IVF dapat membantu dengan menggabungkan sperma dan sel telur di laboratorium untuk meningkatkan peluang pembuahan.

 

2. Asthenozoospermia

Kondisi di mana sperma memiliki motilitas (pergerakan) yang rendah, sehingga sulit mencapai dan membuahi sel telur. Melalui IVF, sperma yang kurang motil dapat dipilih dan ditempatkan langsung ke dalam sel telur menggunakan teknik ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection).

 

3. Teratospermia

Kondisi di mana sebagian besar sperma memiliki bentuk atau morfologi yang abnormal, yang dapat menghambat kemampuan sperma untuk membuahi sel telur. IVF dengan ICSI memungkinkan pemilihan sperma dengan morfologi terbaik untuk meningkatkan peluang pembuahan.

 

4. Gabungan Faktor Pria dan Wanita

Ketika kedua pasangan memiliki masalah kesuburan, seperti kualitas sperma yang rendah pada pria dan masalah ovulasi pada wanita, IVF dapat menjadi solusi efektif. Prosedur ini memungkinkan penanganan simultan terhadap berbagai faktor yang mempengaruhi kesuburan pasangan.

 

Metode IVF untuk Sperma Berkualitas Rendah

 

1. IVF Konvensional

Pada metode ini, sel telur dan sejumlah besar sperma ditempatkan bersama dalam cawan petri untuk memungkinkan pembuahan alami. Namun, jika kualitas atau jumlah sperma sangat rendah, metode ini mungkin kurang efektif.​

 

2. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection)

Metode ini melibatkan penyuntikan satu sperma langsung ke dalam sel telur untuk memfasilitasi pembuahan. ICSI sering digunakan ketika terdapat masalah kualitas sperma, seperti jumlah sperma rendah atau motilitas sperma yang buruk.

 

3. TESE/MESA (Pengambilan Sperma Langsung dari Testis)

Jika sperma tidak ditemukan dalam ejakulasi karena obstruksi atau produksi sperma yang sangat rendah, sperma dapat diambil langsung dari testis melalui prosedur bedah seperti TESE (Testicular Sperm Extraction) atau MESA (Microsurgical Epididymal Sperm Aspiration). Sperma yang diperoleh kemudian dapat digunakan dalam prosedur ICSI.

 

Manfaat IVF untuk Pria dengan Kualitas Sperma Rendah

 

1. Meningkatkan Peluang Kehamilan

Dengan menggabungkan sel telur dan sperma di laboratorium, IVF dapat meningkatkan kemungkinan pembuahan, terutama ketika kualitas sperma rendah menghambat pembuahan alami.

 

2. Seleksi Sperma Terbaik

Melalui teknik seperti ICSI, embriolog dapat memilih sperma dengan kualitas terbaik untuk disuntikkan ke dalam sel telur, meningkatkan peluang keberhasilan pembuahan.

 

3. Mengatasi Masalah Fisik

Bagi pria dengan hambatan fisik yang mencegah ejakulasi normal atau obstruksi saluran reproduksi, metode seperti TESE/MESA memungkinkan pengambilan sperma langsung dari testis untuk digunakan dalam IVF.

 

4. Solusi untuk Infertilitas yang Tidak Terjelaskan

Ketika penyebab infertilitas tidak dapat diidentifikasi, IVF dapat menjadi alternatif untuk mencapai kehamilan dengan memfasilitasi pembuahan di luar tubuh.

 

Risiko dan Tantangan IVF pada Kasus Sperma Rendah

 

1. Biaya yang Lebih Tinggi

Prosedur IVF memerlukan biaya yang signifikan, terutama jika diperlukan teknik tambahan seperti ICSI atau pengambilan sperma langsung dari testis. Biaya ini dapat menjadi beban finansial bagi beberapa pasangan.

 

2. Stres Psikologis

Proses IVF dapat menimbulkan tekanan emosional, termasuk kecemasan, harapan yang tinggi, dan kemungkinan kekecewaan jika hasilnya tidak sesuai harapan. Dukungan emosional dan komunikasi yang baik dengan pasangan sangat penting selama proses ini.

 

3. Risiko Komplikasi

Meskipun jarang, prosedur IVF dapat menimbulkan komplikasi seperti sindrom hiperstimulasi ovarium pada wanita atau infeksi akibat prosedur pengambilan sperma pada pria. Penting untuk memahami risiko ini dan mendiskusikannya dengan dokter Anda.

 

Tips Meningkatkan Peluang Sukses IVF

 

1. Perbaiki Gaya Hidup

 

Konsumsi makanan tinggi antioksidan

Makanan yang kaya akan antioksidan, seperti buah dan sayuran, dapat membantu meningkatkan kualitas sperma dengan melawan radikal bebas.

 

Hindari rokok, alkohol, dan kafein berlebihan

Kebiasaan ini dapat menurunkan kualitas sperma. Berhenti merokok dan membatasi konsumsi alkohol serta kafein dapat meningkatkan peluang keberhasilan IVF.

 

Lakukan olahraga teratur untuk meningkatkan sirkulasi darah

Tahukah Anda, olahraga secara konsisten dapat meningkatkan kadar testosteron dan kualitas sperma. Namun, hindari olahraga berlebihan yang dapat berdampak sebaliknya.

 

Kelola stres dengan relaksasi dan terapi psikologis

Perlu diingat, stres memiliki peran penting pada hormon yang berperan dalam produksi sperma. Anda bisa melakukan relaksasi dengan melakukan yoga atau meditasi untuk mengatasi dn mengelola stres.

 

2. Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Sebelum memulai IVF, konsultasikan dengan dokter untuk evaluasi kesehatan lengkap. Identifikasi dan tangani masalah kesehatan yang dapat mempengaruhi keberhasilan IVF.​

 

3. Ikuti Saran Dokter Spesialis Fertilitas

Patuhi rekomendasi dokter mengenai perawatan dan persiapan sebelum, selama, dan setelah prosedur IVF untuk meningkatkan peluang keberhasilan.

 

4. Manfaatkan Teknologi IVF Modern

Teknologi terbaru dalam IVF, seperti ICSI, dapat membantu mengatasi masalah kualitas sperma rendah. Diskusikan opsi ini dengan dokter Anda.

 

5. Tetap Komunikasi Terbuka dengan Pasangan

Hal ini dikarenakan dukungan emosional dan komunikasi yang baik dengan pasangan dapat membantu mengatasi stres dan memperkuat hubungan selama proses IVF.

 

Mengapa Memilih ASHA IVF Surabaya?

Memilih ASHA IVF Surabaya sebagai pusat perawatan fertilitas Anda menawarkan berbagai keunggulan yang dapat meningkatkan peluang keberhasilan program kehamilan. Berikut adalah beberapa keunggulan yang ditawarkan:​

 

Keunggulan ASHA IVF:

 

Analisis sperma lengkap dengan teknologi mutakhir

ASHA IVF Surabaya menggunakan teknologi modern dan standar internasional untuk meningkatkan peluang keberhasilan program.

 

Prosedur ICSI dan IVF dengan tingkat keberhasilan tinggi

ASHA IVF Surabaya memberikan layanan teknologi Intra Cytoplasmic Morphologically selected Sperm Injection (IMSI) yang bisa membantu Anda dalam memilih sperma dengan morfologi terbaik, demi mendapatkan hasil embrio yang optimal.

 

Tim dokter dan embriologis profesional

Klinik ini memiliki dukungan dari para dokter spesialis yang sudah berpengalaman serta kompeten khusus di bidang fertilitas yang senantiasa meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dengan mengikuti pelatihan baik di taraf nasional maupun internasional.

 

Pendekatan personal sesuai kebutuhan pasangan

Pasangan yang sudah memutuskan untuk menjalankan promil di klinik ini didampingi
seorang perawat yang bersama pasien dari awal program sampai selesai. Perawat akan
membantu menjadwalkan kontrol, membantu mengatur waktu minum obat, serta
menjawab keluhan yang muncul selama promil.

 

Jika Anda mempertimbangkan program fertilitas, ASHA IVF Surabaya menawarkan layanan berkualitas dengan teknologi mutakhir dan tim profesional. Klinik ini berlokasi di Gedung PMC Lantai 5, Rumah Sakit PHC Surabaya, Jalan Prapat Kurung Selatan No.1, Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya, Jawa Timur 60165.

 

Untuk informasi lebih lanjut atau konsultasi, Anda dapat menghubungi mereka melalui WhatsApp di nomor +62-81135-07103 atau melalui telepon di +62 811 3507 101.

 

Selain itu, Anda juga dapat mengirim email ke support@ashaivfindonesia.com atau memanfaatkan layanan live chat melalui situs resmi mereka. Semoga informasi ini membantu Anda dalam mengambil langkah selanjutnya menuju impian memiliki buah hati.

 

Sumber Referensi:

  1. ​Mayo Clinic. (n.d.). Male infertility. Diakses pada 24 Maret 2025.​
  2. ​American Society for Reproductive Medicine. (2018). Intracytoplasmic sperm injection (ICSI) for treatment of male infertility. Diakses pada 24 Maret 2025.​
  3. ​NHS. (2018). Treatments for fertility problems.​ Diakses pada 24 Maret 2025.​
  4. ​Cleveland Clinic. (2020). Male Infertility.Diakses pada 24 Maret 2025.​
  5. ​Urology Care Foundation. (n.d.). Male Infertility.​ Diakses pada 24 Maret 2025.

 

 

Apa Itu Disfungsi Ereksi dan Apakah Bisa Terjadi Pada Pria Muda?

Disfungsi ereksi (DE), atau impotensi, adalah kondisi di mana pria mengalami kesulitan mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk melakukan hubungan seksual yang memuaskan. Meskipun sering dikaitkan dengan usia lanjut, DE juga dapat terjadi pada pria muda. Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi kehidupan seksual, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan mental dan hubungan interpersonal.

 

Pengertian Disfungsi Ereksi atau Impotensi

Disfungsi ereksi atau impotensi sebenarnya sama dengan ketidakmampuan untuk mempertahankan dan mencapai ereksi yang cukup untuk aktivitas penetrasi dalam hubungan seksual. Proses ereksi melibatkan interaksi kompleks antara sistem saraf, pembuluh darah, hormon, dan faktor psikologis. Gangguan pada salah satu komponen ini dapat menyebabkan DE.

 

Ciri dan Gejala Disfungsi Ereksi

 

Apakah Bisa Terjadi pada Pria Muda?

Ya, disfungsi ereksi dapat terjadi pada pria muda. Meskipun prevalensinya lebih tinggi pada pria yang lebih tua, faktor-faktor tertentu dapat menyebabkan DE pada pria di bawah usia 40 tahun. Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 1-14% pria muda mengalami DE.

 

Penyebab Disfungsi Ereksi atau Impotensi pada Pria Muda

 

1. Stres dan Kecemasan

Tekanan pekerjaan, masalah keuangan, atau konflik dalam hubungan dapat mempengaruhi kemampuan ereksi.

 

2. Depresi

Gangguan mood seperti depresi dapat menurunkan gairah seksual dan mempengaruhi fungsi ereksi.

 

3. Gaya Hidup Tidak Sehat

Kebiasaan merokok, konsumsi alkohol berlebihan, dan kurangnya aktivitas fisik dapat merusak pembuluh darah dan mengurangi aliran darah ke penis.

 

4. Kebiasaan Masturbasi Berlebihan

Paparan berlebihan terhadap pornografi dan masturbasi yang berlebihan dapat mempengaruhi persepsi dan respons seksual, yang berpotensi menyebabkan DE. 

 

5. Masalah Hormon

Kadar testosteron yang rendah pada pria atau ketidakseimbangan hormon sangat mungkin mempengaruhi fungsi seksual, menyebabkan disfungsi ereksi.

 

6. Efek Samping Obat

Beberapa obat, seperti antidepresan dan antihipertensi, dapat menyebabkan DE sebagai efek samping.

 

7. Penyakit Kronis

Kondisi seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas dapat merusak pembuluh darah dan saraf yang diperlukan untuk ereksi.

 

Komplikasi Jika Tidak Ditangani

 

 

Cara Mengatasi Disfungsi Ereksi atau Impotensi pada Pria Muda

 

1. Perubahan Gaya Hidup

Jika Anda ingin sembuh total, pastikan untuk mengubah kebiasaan lama yang kurang baik. Misalkan saja dengan berhenti merokok, mengurangi konsumsi alkohol, berolahraga teratur dan diet seimbang.

Merokok sendiri dapat merusak pembuluh darah dan mengurangi aliran darah ke penis, sementara alkohol dapat mempengaruhi sistem saraf dan mengganggu ereksi.

Akan lebih baik jika Anda rutin melakukan aktivitas fisik untuk meningkatkan aliran darah dan kesehatan kardiovaskular, yang penting untuk fungsi ereksi.

 

2. Konseling Psikologis

Jika DE disebabkan oleh faktor psikologis seperti stres atau kecemasan, terapi dengan psikolog atau psikiater dapat membantu mengatasi masalah tersebut.

 

3. Pengobatan Medis

Obat-obatan seperti sildenafil (Viagra), tadalafil (Cialis), dan vardenafil (Levitra) dapat membantu meningkatkan aliran darah ke penis. Pastikan mengkonsumsinya hanya dengan mematuhi resep dari dokter. 

 

4. Terapi Hormon

Jika DE disebabkan oleh kadar testosteron yang rendah, terapi penggantian hormon dapat direkomendasikan oleh dokter.

 

Tips Mencegah dan Mengatasi Disfungsi Ereksi

 

1. Rutin Berolahraga Minimal 30 Menit Setiap Hari

Aktivitas fisik yang teratur, seperti berolahraga minimal 30 menit setiap hari, dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular, yang esensial untuk fungsi ereksi yang optimal. Olahraga membantu meningkatkan aliran darah, termasuk ke penis, sehingga mempermudah proses ereksi. Selain itu, olahraga dapat meningkatkan kadar testosteron, hormon yang berperan penting dalam gairah seksual. Gaya hidup tidak aktif atau sedenter diketahui meningkatkan risiko disfungsi seksual sebesar 31 persen.

 

2. Menghindari Stres Berlebihan dengan Manajemen Waktu yang Baik

Stres kronis dapat mempengaruhi keseimbangan hormon dan fungsi saraf, yang berperan dalam respons seksual. Manajemen stres yang efektif, termasuk teknik relaksasi dan manajemen waktu yang baik, dapat membantu mengurangi risiko DE. Stres yang tidak terkelola dapat menyebabkan kecemasan kinerja, yang selanjutnya memperburuk DE.

 

3. Memperbanyak Konsumsi Makanan Sehat Seperti Buah, Sayur, dan Ikan Berlemak

Pola makan sehat yang kaya akan buah-buahan, sayuran, dan ikan berlemak dapat mendukung fungsi ereksi yang sehat. Nutrisi dari makanan tersebut membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan sirkulasi yang baik, yang penting untuk ereksi. Mengurangi konsumsi makanan cepat saji dan meningkatkan asupan buah-buahan serta sayuran dapat mencegah masalah seksual seperti DE. 

Dengan menerapkan gaya hidup sehat yang mencakup olahraga teratur, manajemen stres yang baik, dan pola makan seimbang, risiko disfungsi ereksi dapat dikurangi secara signifikan.

 

4. Menjaga Komunikasi Terbuka dengan Pasangan Terkait Kehidupan Seksual

Komunikasi yang jujur dan terbuka dengan pasangan mengenai kehidupan seksual sangat penting dalam mengatasi DE. Berbagi perasaan, kekhawatiran, dan harapan dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan yang sering menjadi pemicu DE. Diskusi terbuka memungkinkan pasangan untuk bersama-sama mencari solusi, seperti mencoba teknik baru atau mencari bantuan profesional. Dukungan emosional dari pasangan juga dapat meningkatkan rasa percaya diri dan memperkuat ikatan dalam hubungan.

 

5. Hindari Pornografi Berlebihan yang Mempengaruhi Persepsi Seksual

Konsumsi pornografi yang berlebihan dapat berdampak negatif pada fungsi seksual dan berkontribusi terhadap DE. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kecanduan pornografi dapat menyebabkan penurunan gairah seksual dan kesulitan mencapai ereksi saat berhubungan intim dengan pasangan. Hal ini disebabkan oleh perubahan pada sistem otak yang mengatur rangsangan seksual. Selain itu, pornografi dapat menciptakan ekspektasi yang tidak realistis tentang seks, sehingga menimbulkan kecemasan dan ketidakpuasan dalam kehidupan seksual nyata. 

Dengan demikian, menjaga komunikasi yang baik dengan pasangan dan membatasi konsumsi pornografi dapat membantu mencegah dan mengatasi disfungsi ereksi

 

Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?

Disfungsi ereksi (DE) adalah kondisi yang dapat memengaruhi kualitas hidup dan kesehatan psikologis pria. Penting untuk mengetahui kapan harus berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat. Anda disarankan untuk menemui dokter jika mengalami salah satu atau beberapa kondisi berikut:

  1. Kesulitan mencapai atau mempertahankan ereksi secara konsisten.
  2. Penurunan gairah seksual yang signifikan.
  3. Mengalami ejakulasi dini, ejakulasi tertunda, atau kesulitan mencapai orgasme.
  4. Menderita diabetes, penyakit jantung, hipertensi, atau gangguan kesehatan lain yang diketahui dapat berkontribusi terhadap DE.
  5. DE Anda disertai dengan gejala lain seperti nyeri, perubahan bentuk penis, atau tanda-tanda gangguan hormonal.

 

Menunda konsultasi dapat memperburuk kondisi dan mempersulit penanganan. Dokter spesialis urologi adalah profesional yang tepat untuk menangani masalah DE atau impotensi. Mereka akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk anamnesis, pemeriksaan fisik, dan tes penunjang jika diperlukan, untuk menentukan penyebab DE dan merancang rencana pengobatan yang sesuai.

 

Ingatlah bahwa DE atau Impotensi adalah kondisi medis yang umum dan dapat diobati. Mencari bantuan medis tidak hanya dapat meningkatkan fungsi seksual, tetapi juga kualitas hidup secara keseluruhan.

 

Pemeriksaan Dasar Kesuburan Suami Istri di ASHA IVF Surabaya

ASHA IVF Surabaya merupakan pusat layanan fertilitas yang berdedikasi membantu pasangan suami istri dalam mewujudkan impian memiliki buah hati. Salah satu langkah awal yang penting dalam program kehamilan adalah pemeriksaan dasar kesuburan bagi suami dan istri. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi kemampuan pasangan untuk hamil.

 

Pada pihak istri, evaluasi meliputi: Riwayat medis dan ginekologi, pemeriksaan fisik, Ultrasonografi (USG) Transvaginal, Histerosalpingografi (HSG) serta tes hormon. Sementara pemeriksaan kesuburan pada suami meliputi Analisis semen, tes hormon dan pemeriksaan fisik.

 

Dengan hasil pemeriksaan ini, tim medis ASHA IVF dapat merancang rencana perawatan yang sesuai dengan kebutuhan spesifik pasangan. Jika ditemukan masalah kesuburan, ASHA IVF menawarkan berbagai solusi, termasuk program bayi tabung (IVF) yang menggunakan teknologi terbaru seperti Intra Cytoplasmic Morphologically-Selected Sperm Injection (IMSI) untuk memilih sperma dengan kualitas terbaik, serta inkubator Time-Lapse yang memantau perkembangan embrio secara real-time tanpa perlu mengeluarkannya dari inkubator.

 

Bagi pasangan yang ingin memulai perjalanan menuju kehamilan, ASHA IVF RS PHC Surabaya siap memberikan layanan komprehensif dengan standar medis tinggi, didukung oleh teknologi canggih dan tim medis berpengalaman. Untuk informasi lebih lanjut atau membuat janji temu, Anda dapat menghubungi melalui WhatsApp di nomor +62-81135-17101.

 

Sumber Referensi:

  1. Mayo Clinic. (2024). Erectile Dysfunction: Diagnosis & Treatment.
    Ditinjau secara medis oleh: Tim Medis Mayo Clinic. Diakses pada 2025.
  2. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). (2023). Erectile Dysfunction: Treatment Options.
    Ditinjau oleh: Tim Peneliti NIDDK. Diakses pada 2025.
  3. Healthline. (2023). Erectile Dysfunction: Causes, Symptoms, and Treatment.
    Ditinjau secara medis oleh: Dr. Judith Marcin, MD. Diakses pada 2025.

 

pendaftaran konsultas

Isi form dengan informasi paling sesuai dengan anda!

Pilih dokter untuk Reservasi*
Nama Lengkap*
Tanggal Renacana Kunjungan (DD/MM/YYYY)*

BUAT JANJI TEMU

Isi form dengan informasi paling sesuai dengan anda!

Pilih Waktu Reservasi*
No Telp*
Nama Lengkap*
Jenis Kelamin*

BUAT JANJI TEMU

Isi form dengan informasi paling sesuai dengan anda!

Pilih dokter untuk Reservasi*
Nama Lengkap*
Tanggal Renacana Kunjungan (DD/MM/YYYY)*