Menjaga kualitas sel telur adalah kunci utama keberhasilan program kehamilan. Ada banyak faktor yang memengaruhi, baik secara internal maupun eksternal. Yuk, kenali 7 hal penting yang perlu Anda perhatikan!
Hal yang Mempengaruhi Kualitas Sel Telur
1. Usia Wanita
Ketika umur Anda terus bertambah maka kualitas dan kuantitas sel telur akan mengalami penurunan secara alami. Ini terjadi mulai usia 36 tahun dan prosesnya cukup cepat. Jika Anda dalam sebuah program hamil maka harus memperhatikan aspek ini.
Data menunjukkan bahwa wanita berusia di atas 35 tahun mengalami penurunan kualitas sel telur hingga sekitar 40% akibat proses penuaan alami (aging).
2. Gaya Hidup dan Nutrisi
Apa yang Anda konsumsi sangat memengaruhi kesuburan. Makanan tinggi antioksidan, asam folat, dan omega-3 membantu menjaga kualitas ovum. Hindari alkohol, rokok, dan makanan olahan berlebihan untuk hasil yang optimal.
3. Stres dan Kesehatan Mental
Stres kronis bisa mengganggu keseimbangan hormon reproduksi. Jika Anda bahagia maka ovulasi bisa teratur. Karena itu, penting untuk mencari bantuan jika Anda merasa kesulitan mengelola emosi sendiri.
Anda dapat berkonsultasi dengan tenaga medis di klinik kami, atau mendapatkan dukungan lebih lanjut dari psikolog tepercaya.
4. Paparan Racun dan Polutan
Paparan zat kimia berbahaya seperti pestisida, BPA, atau logam berat bisa merusak sel telur. Anda disarankan menghindari penggunaan plastik sekali pakai, kosmetik bermerkuri, dan lingkungan tercemar.
Alangkah baiknya memakai produk yang ramah lingkungan serta makanan organik sebagai wujud awal tindakan pencegahan.
5. Gangguan Medis Tertentu
Beberapa kondisi seperti PCOS, endometriosis, dan gangguan tiroid berdampak langsung pada kualitas telur. Jika Anda memiliki riwayat penyakit tersebut, segera konsultasikan dengan dokter kandungan. Pengobatan dan manajemen sejak awal akan sangat membantu.
6. Indeks Massa Tubuh (IMT)
IMT terlalu rendah atau terlalu tinggi bisa mengganggu keseimbangan hormon. Tubuh Anda butuh status gizi ideal agar ovulasi berjalan lancar. Jaga pola makan seimbang dan olahraga rutin untuk mempertahankan IMT sehat.
7. Kualitas Tidur dan Ritme Sirkadian
Tidur yang cukup serta berkualitas akan membantu sekali dalam menyeimbangkan hormon estrogen dan progesteron. Kurang tidur bisa mengganggu proses ovulasi secara tidak langsung. Cobalah tidur 7 – 8 jam setiap malam dan kurangi paparan cahaya biru sebelum tidur.
Mengapa Kualitas Sel Telur Penting?
Pembuahan Berhasil
Yang menakjubkan, kualitas sel telur yang sangat baik mampu memperbaiki sperma yang kurang optimal pada saat fertilisasi. Hal ini merupakan langkah awal yang cukup penting ketika dalam program kehamilan. Bagusnya kualitas ovum akan membuat terjadinya pembuahan sukses memiliki peluang tinggi.
Embrio yang Terbentuk
Kualitas embrio bergantung pada kualitas sel telur. Ovum yang sehat akan menghasilkan embrio yang kuat dan lebih siap menempel di rahim. Hal ini sangat penting untuk menunjang keberhasilan implantasi dan perkembangan janin selanjutnya.
Program Bayi Tabung (IVF)
Program ini sangat membutuhkan sel telur yang sangat baik atau berkualitas untuk sukses. Ovum yang kualitasnya kurang akan menurunkan peluang keberhasilan prosedur. Sel telur yang baik akan lebih responsif terhadap fertilisasi dan pembelahan sel dalam proses IVF.
- Baca Juga: Berapa Kisaran Biaya Program Bayi Tabung?
Pemeriksaan Kualitas Sel Telur
Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui seberapa baik kondisi dan cadangan sel telur Anda sebelum merencanakan kehamilan. Tes ini untuk membuat peluang promil jadi lebih kuat.
AMH (Anti-Mullerian Hormone)
Tes ini mengukur cadangan sel telur dalam ovarium Anda. Jika kadar AMH Anda sesuai dengan rentang normal berdasarkan usia, maka potensi kesuburan Anda cenderung lebih baik. Hasil tes ini nanti membantu saat merencanakan program kehamilan, termasuk IVF.
USG Transvaginal
Melalui USG ini, dokter bisa melihat jumlah dan ukuran folikel dalam ovarium. Ini membantu mengevaluasi kondisi ovarium secara langsung. Pemeriksaan ini juga dapat mendeteksi gangguan seperti kista atau kelainan struktur rahim.
Tes hormon FSH dan LH
Kadar FSH dan LH menunjukkan respons tubuh Anda terhadap proses ovulasi. Ketika nilainya tidak seimbang maka ada gangguan pada kesuburan. Keseimbangan hormon FSH dan LH ini yang mempengaruhi atau menentukan siklus haid serta ovulasi berjalan baik.
Solusi Profesional untuk Pemeriksaan dan Perbaikan Kualitas Sel Telur
ASHA IVF hadir sebagai pusat fertilitas terpercaya dengan layanan lengkap untuk mendukung kehamilan Anda. Fokus ASHA adalah memberikan solusi berbasis data medis dan pendekatan personal.
1. Pemeriksaan Kualitas dan Cadangan Sel Telur
Anda akan mendapatkan pemeriksaan menyeluruh mulai dari tes AMH, USG transvaginal, hingga analisis hormon FSH dan LH. Pemeriksaan ini membantu mengukur potensi kesuburan dan menentukan strategi promil yang tepat.
Semua tindakan dilakukan dalam ruang layanan Female Services, yaitu fasilitas khusus untuk wanita yang dirancang agar lebih nyaman, aman, dan menjaga privasi Anda sepanjang proses.
2. Konsultasi Nutrisi dan Gaya Hidup Sehat
Tim ASHA IVF menyediakan edukasi dan pendampingan nutrisi untuk menunjang kualitas sel telur Anda. Pola makan, aktivitas fisik, dan manajemen stres akan disesuaikan dengan kebutuhan pribadi Anda.
Female Services juga mencakup konsultasi dengan pendekatan empatik, sehingga Anda bisa berdiskusi lebih terbuka tanpa rasa canggung.
3. Terapi dan Suplementasi
Kami menawarkan terapi hormon dan suplemen yang diformulasikan untuk memperbaiki ovulasi dan kualitas ovum. Semua tindakan didasarkan pada hasil pemeriksaan dan riwayat kesehatan Anda.
Jika dilanjutkan ke tahap fertilisasi, kami menggunakan teknologi Time-Lapse Embryo Monitoring, sistem pemantauan embrio secara terus-menerus di dalam inkubator tanpa perlu dikeluarkan, sehingga perkembangan embrio lebih optimal dan pemilihan embrio terbaik menjadi lebih akurat.
4. Pendampingan Personal dari Tim Dokter Spesialis Fertilitas
Setiap pasien mendapatkan perhatian khusus dari dokter kandungan dan embriolog berpengalaman. Anda tidak hanya diperiksa, tetapi juga didampingi secara menyeluruh dalam proses menuju kehamilan.
Untuk pasien yang belum siap melakukan transfer embrio langsung, tersedia layanan Frozen Embryo Transfer (FET) yaitu proses pembekuan embrio hasil fertilisasi yang bisa ditransfer kemudian saat kondisi rahim Anda lebih ideal dan siap menerima kehamilan.
Wujudkan impian memiliki buah hati bersama ASHA IVF. Untuk konsultasi dan informasi lengkap seputar program kehamilan, hubungi kami melalui WhatsApp atau kunjungi langsung ASHA IVF di RS PHC Surabaya, Gedung PMC Lantai 5.
Tim medis berpengalaman kami siap memberikan pendampingan penuh, dengan layanan ramah, aman, dan menjunjung tinggi kenyamanan serta privasi Anda.
Ditinjau Oleh:
dr. Letizia Alessandrini., SpOG
Sumber Referensi:
Zhou, L., Wang, L., & Zeng, Q. (2021). Effects of Stress on Female Reproductive Hormones and Functions. PMC (PubMed Central). Diakses tahun 2025.
Lee, D., et al. (2022). Association Between Psychological Stress and Infertility: A Review of the Literature. PMC (PubMed Central). Diakses tahun 2025.
WebMD. (2024). Infertility and Stress: How They’re Linked. Diakses tahun 2025.
Rooney, K. L., & Domar, A. D. (2018). The Relationship Between Stress and Infertility. PMC (PubMed Central). Diakses tahun 2025.
Alodokter. (2024). 5 Fakta Sel Telur yang Perlu Diketahui. Diakses tahun 2025.
Alodokter. (2024). Penyebab Infertilitas Wanita yang Perlu Diketahui. Diakses tahun 2025.
Haibunda. (2024). Selain Usia, Ketahui Faktor Lain yang Pengaruhi Kualitas Sel Telur, Bunda. Diakses tahun 2025.



