Published 30/05/2025

Kapan Disarankan Cek Fertilitas untuk Kesuburan?

Kapan Disarankan Cek Fertilitas Untuk Kesuburan
Kapan Disarankan Cek Fertilitas Untuk Kesuburan

 / Mendambakan buah hati menjadi salah satu impian bagi setiap pasangan yang sudah lama menikah, apakah Moms & Dads salah satunya?

 

Setelah mencoba promil alami, tentu perlu mencari tau secara medis ada masalah atau tidak. Hal ini tentu melibatkan dokter fertilitas yang berpengalaman serta klinik terpercaya untuk membuat Moms & Dads lebih nyaman dan terbuka untuk berkonsultasi.

 

Perlunya tes kesuburan secara keseluruhan ini, agar cepat mempengaruhi peluang seseorang mendapatkan keturunan. 

 

Nah untuk lengkapnya, yuk simak pembahasan dibawah ini:

 

Apa Itu Cek Fertilitas / Cek Kesuburan?

Cek fertilitas atau tes kesuburan sendiri sebenarnya tidak terbatas pada pemeriksaan fisik semata. Ada beberapa langkah yang biasanya dilakukan oleh dokter di rumah sakit atau klinik untuk mengetahui tingkat kesuburan seseorang. 

 

  • Pemeriksaan hormon

Pemeriksaan hormon dilakukan dengan cara mengukur kadar hormon dalam darah guna mengetahui apakah ada gangguan yang menyebabkan masalah reproduksi. Beberapa hormon yang akan dicek adalah hormon tiroid, AMH, progresteron, estradion, LH dan FSH.

 

  • Pemeriksaan organ reproduksi (rahim, ovarium, testis)

Proses ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kesehatan organ reproduksi seperti testis, ovarium dan rahim. Caranya bisa dengan USG, tes fisik dan tes darah. 

 

  • Pemeriksaan kualitas sperma

Penting juga dilakukan pemeriksaan kualitas sperma, meliputi pergerakan, jumlah dan bentuknya untuk memahami kemampuan membuahi sel telur.

 

  • Pemeriksaan tuba falopi dan ovulasi

Tuba valopi mungkin juga akan dicek kondisinya menggunakan metode histerosalpingografi supaya dokter mengetahui adanya sumbatan dan masalah lain yang menghambat proses kehamilan.

 

 

Kapan Disarankan Cek Fertilitas?

Anda sebaiknya juga mengetahui kapan cek fertilitas sebaiknya dilakukan. Berikut ini adalah beberapa kategori yang dianjurkan untuk melakukannya. 

 

1. Belum Hamil Setelah 1 Tahun Berhubungan Rutin Tanpa Kontrasepsi

Segera datangi dokter untuk konsultasi lebih lanjut apabila Anda dan suami telah berusaha keras selama 1 tahun belakangan, tetapi belum membuahkan hasil. 

 

2. Wanita Berusia di Atas 35 Tahun

Tidak bisa dipungkiri, wanita berusia di atas 35 tahun mengalami kesulitan memiliki keturunan akibat menurunnya jumlah dan kualitas sel telur. Apabila Anda adalah perempuan berusia 35 tahun, pastikan untuk sering mengecek kondisi fertilitas. 

 

3. Siklus Menstruasi Tidak Teratur atau Tidak Menstruasi

Sangat disarankan bagi Anda untuk mengecek vertilitas apabila siklus menstruasi selama tiga bulan terakhir bermasalah. Dikhawatirkan hal ini terkait dengan masalah kesehatan lain yang menghambat program kehamilan. 

 

Baca selengkapnya mengenai, Kenapa Haid Tidak Teratur? Berikut Penjelasannya.

 

4. Pernah Mengalami Keguguran Berulang

Jika mengalami keguguran berulang, sebaiknya Anda tidak tinggal diam. Datangi klinik untuk konsultasi dan minta dokter untuk mengevaluasi hormon di dalam tubuh Anda. 

 

5. Riwayat Penyakit Reproduksi

Anda memiliki masalah reproduksi sebelumnya tetapi ingin segera memiliki keturunan? Datangi dokter spesialis untuk mengetahui solusi paling tepat. 

 

6. Hasil Hubungan Seksual Tidak Optimal

Anda dan pasangan sudah coba berbagai teknik hubungan seksual tetapi belum membuahkan hasil? Coba konsultasikan ke dokter untuk saran yang lebih mendalam. 

 

7. Ada Masalah pada Sperma (Setelah Analisis)

Jumlahnya yang sedikit dan pergerakannya yang lambat memang dapat menghambat proses memilliki keturunan. Segera lakukan cek fertilitas dan konsultasi untuk penanganan mendalam. 

 

8. Riwayat Pengobatan Medis Khusus

Beberapa jenis obat sangat mungkin mempengaruhi kesuburan. Contohnya adalah obat untuk hipertensi, antidepresan, kemoterapi dan epilepsi. 

 

9. Menikah di Usia Lebih Muda tapi Tak Kunjung Hamil

Jika Anda telah menikah di umur yang muda tetapi tidak segera mendapatkan keturunan, segeralah kunjungi klinik untuk pengecekan fertilitas. 

 

10. Merencanakan Program Bayi Tabung (IVF)

Sebelum memulai bayi tabung atau IVF, cek fertilitas perlu dilakukan untuk mengetahui kualitas sel telur. Langkah ini diambil guna mengidentifikasi potensi masalah yang mungkin bisa menghambat kesuburan. 

 

Manfaat Melakukan Cek Fertilitas Dini

 

  • Mengetahui penyebab sulit hamil lebih awal

Mengikuti cek fertilitas lebih awal akan membantu pasangan mengetahui penyebab sulit hamil lebih awal. Langkah ini dilakukan demi masa depan terbaik.

 

  • Menentukan langkah pengobatan terbaik

Tak hanya itu, cek fertilitas juga membantu pasangan yang kesulitan anak untuk segera mengambil langkah pengobatan terbaik.

 

  • Menyesuaikan dengan usia biologis

Usia biologis seseorang tidak sama dengan umur asli. Usia biologis yang diketahui dapat dijadikan acuan bagi seseorang untuk tahu kapan sebaiknya mengikuti program kehamilan.

 

  • Meningkatkan peluang keberhasilan program hamil

Cek fertilitas juga dapat membantu seseorang untuk tahu kapan sebaiknya berhubungan badan dan apa saja penyakit yang menghalangi kesuburan. Dengan begitu, peluang keberhasilan program hamil bisa ditingkatkan.

 

  • Memberikan ketenangan mental dan rencana masa depan

Tak cuma itu, tahu kondisi fertilitas juga membantu pasangan untuk mempersiapkan mental sejak dini. Tentunya hal ini atas kesepakatan bersama antara suami dan istri. 

 

Pemeriksaan Fertilitas yang Umum Dilakukan

Beberapa metode cek fertilitas ini biasanya umum dilakukan di beberapa rumah sakit atau klinik kesuburan. 

 

Untuk Wanita:

 

  • USG transvaginal

Ini adalah pemeriksaan yang dilakukan dengan menggunakan alat bantu USG untuk melihat kondisi organ reproduksi wanita terkini. Dokter akan mengevaluasi kondisi ovarium, rahim dan tuba falopi agar lebih jelas.

 

  • Tes hormon (AMH, FSH, LH, Prolaktin, TSH)

Pemeriksaan ini dilakukan dengan tujuan mengukur kadar hormon di dalam darah. Hasil yang diperoleh akan dijadikan acuan untuk mendeteksi adanya gangguan hormon penyebab berbagai masalah kesehatan.

 

  • HSG (histerosalpingografi)

Ini adalah pemeriksaan yang dilakukan dengan cara memasukkan cairan ke dalam rahim, lalu diambil gambar menggunakan sinar X.

 

  • Laparoskopi (jika dicurigai hidrosalping)

Prosedur medis yang digunakan untuk menangani kondisi hidrosalping (pembengkakan pada tuba falopi akibat cairan) dengan menggunakan teknik laparoskopi, dokter akan mengambil langkah ini.

 

  • Tes ovulasi

Tes ini dilakukan untuk mengetahui kapan terjadinya peningkatan hormon luteinisasi dalam urin. Meningkatnya hormon ini adalah tanda ovulasi akan segera terjadi.

 

Untuk Pria:

 

  • Analisis sperma

Pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui kondisi sperma pria bertujuan untuk mendeteksi kemampuan sperma membuahi sel telur.

 

  • Tes hormon (testosteron, FSH, LH)

Tak hanya wanita, pihak pria juga wajib dites hormon jika ingin mengikuti program kehamilan. 

  • USG skrotum

Tes skrotum menggunakan ultrasonografi dilakukan dengan memanfaatkan gelombang suara frekuensi tinggi.

 

  • Pemeriksaan varikokel

Dokter mungkin juga akan mencoba mencari tahu apakah pasien menderita varikokel sebelum program kehamilan. Pemeriksaan ini menggunakan metode USG, analisis dan perabaan. 

 

  • DNA Fragmentation Test (jika diperlukan)

Pemeriksaan ini dilakkan dengan tujuan mengetahui tingkat kerusakan DNA yang bisa berdampak buruk bagi kesuburan. 

 

Kenapa Harus di ASHA IVF?

ASHA IVF Surabaya hadir di Indonesia sebagai ‘oase’ bagi pasangan yang mendambakan keturunan tapi belum kunjung berhasil. 

 

Beberapa keunggulan kami:

  • IntraCytoplasmic Morphologically Selected Sperm Injection: Metode yang dilakukan untuk memilih sperma terbaik dan pemantauan embrio secara real time tanpa mengganggu inkubasi, 
  • Pendekatan personal: Pasangan didampingi perawat khusus untuk penjadwalan kontrol dan menjawab keluhan selama program hamil. 
  • Tim medis yang ahli di bidangnya: Dokter spesialis obsterti berpengalaman ada di ASHA IVF Surabaya, memberikan perawatan terbaik dan solusi paling jitu. 
  • Program terjangkau: Kami menawarkan paket khusus untuk karyawan BUMN, dengan potongan harga yang signifikan. 
  • Program kehamilan alami, inseminasi intrauterin dan IVF: Berbagai layanan rerproduksi ini memastikan perawatan semakin komprehensif. 

 

 

Ditinjau Oleh: dr. Edwin Budipramana, M. Kes., SpOG

 

Sumber Referensi:

  1. Monash IVF. (2023, 1 September). When to Consider Fertility Testing and What to Expect. Diakses 2025
  2. ReproMed. (2025). When is the Right Time to Get Your Fertility Checked?. Diakses 2025
  3. UT Southwestern Medical Center. (2022, 26 Juli). Fertility Tests Can Help Women Waiting to Get Pregnant. Diakses 2025
  4. Cleveland Clinic. (2023). Fertility Tests: What They Are & How They Work. Diakses 2025

 

Yuk! Mulai Perjalanan Kehamilan
Menuju Keluarga Bahagia!

Jangan Menyerah pada Impian dan harapan mulia, Kami Ada di Sini Untuk Menciptakan Keajaiban Bersama!

BUAT JANJI TEMU

Isi form dengan informasi paling sesuai dengan anda!

Pilih dokter untuk Reservasi*
Nama Lengkap*
Tanggal Renacana Kunjungan (DD/MM/YYYY)*

pendaftaran konsultas

Isi form dengan informasi paling sesuai dengan anda!

Pilih dokter untuk Reservasi*
Nama Lengkap*
Tanggal Renacana Kunjungan (DD/MM/YYYY)*

BUAT JANJI TEMU

Isi form dengan informasi paling sesuai dengan anda!

Pilih Waktu Reservasi*
No Telp*
Nama Lengkap*
Jenis Kelamin*