Sobat ASHA, di Indonesia banyak orang yang sudah familiar dengan ginekolog sebagai dokter spesialis kesehatan reproduksi wanita. Sayangnya, ketika berbicara tentang kesehatan reproduksi pria, kesadaran masyarakat masih tergolong rendah. Padahal, masalah seperti penurunan kualitas sperma, disfungsi ereksi atau gangguan hormon juga cukup sering dialami pria di tanah air.
Dokter andrologi adalah dokter spesialis yang berfokus pada penanganan masalah kesehatan reproduksi dan fungsi seksual pria, mencakup gangguan kesuburan hingga masalah terkait hormon. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang apa itu andrologi, peran dokter andrologi, masalah yang ditangani, hingga kapan sebaiknya pria melakukan pemeriksaan.
- Baca Juga: Mitos dan Fakta Tentang Kesuburan Pria
Mengenal Andrologi
Andrologi adalah cabang kedokteran yang secara khusus mempelajari serta menangani berbagai masalah reproduksi dan fungsi seksual pria, mulai dari gangguan kesuburan hingga masalah hormon, melalui pendekatan medis yang komprehensif dan terfokus.
Apa itu Andrologi?
Andrologi adalah cabang ilmu kedokteran yang fokus pada studi, diagnosis, dan pengobatan masalah kesehatan reproduksi dan seksual pria. Bidang ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kualitas sperma, fungsi ereksi, kadar hormon, hingga kelainan organ reproduksi pria.
Peran Dokter Andrologi
Seorang dokter andrologi adalah mendiagnosis, memberikan terapi, dan memantau kesehatan reproduksi pria. Mereka juga berperan penting dalam program kehamilan, baik dengan membantu mengatasi masalah kesuburan pria maupun memberikan solusi medis yang mendukung keberhasilan pembuahan, termasuk melalui teknologi reproduksi berbantu seperti IVF.
Masalah yang Ditangani Dokter Andrologi
Sobat ASHA, pria juga bisa mengalami berbagai gangguan yang mempengaruhi kesehatan reproduksi dan fungsi seksualnya. Masalah-masalah ini tidak hanya berdampak pada kesuburan, tetapi juga pada kepercayaan diri, hubungan dengan pasangan dan kualitas hidup secara keseluruhan.
Dokter andrologi adalah tenaga medis spesialis yang berperan penting dalam menemukan penyebab masalah, memberikan penanganan yang sesuai, serta memulihkan kesehatan reproduksi pria dengan pendekatan medis yang komprehensif.
1. Gangguan Kesuburan Pria
Kesuburan pria dipengaruhi oleh jumlah, bentuk, dan pergerakan sperma. Dokter andrologi berperan dalam menemukan penyebab gangguan kesuburan, seperti varikokel, masalah pada produksi sperma, maupun infeksi pada saluran reproduksi.
2. Disfungsi Ereksi dan Ejakulasi
Disfungsi ereksi (ED) dan ejakulasi dini atau terlambat dapat disebabkan oleh faktor fisik, psikologis, atau gabungan keduanya. Dokter andrologi akan menelusuri penyebab masalah dan memberikan penanganan yang tepat, baik dengan terapi medis, konseling, maupun gabungan dari keduanya.
3. Gangguan Hormon Testosteron
Kadar testosteron yang rendah dapat mempengaruhi libido, massa otot, energi, dan suasana hati.Dokter andrologi dapat memeriksa kadar hormon dan memberikan terapi penggantian hormon apabila dianggap perlu.
4. Infeksi dan Peradangan
Infeksi seperti epididimitis, prostatitis, dan uretritis dapat mengganggu fungsi reproduksi pria. Penanganan segera sangat diperlukan guna mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius.
Prosedur Pemeriksaan Umum di Dokter Andrologi
Untuk menangani masalah reproduksi pria secara tepat, dokter andrologi akan melakukan serangkaian pemeriksaan yang terarah. Pemeriksaan ini bertujuan mengetahui kondisi kesehatan secara menyeluruh, menemukan penyebab keluhan, dan menentukan langkah pengobatan yang paling sesuai.
Anamnesis dan Pemeriksaan Fisik
Langkah pertama yang dilakukan dokter andrologi adalah anamnesis, yaitu tanya jawab terperinci seputar riwayat kesehatan pasien, termasuk keluhan yang dialami, lama keluhan berlangsung dan riwayat penyakit sebelumnya. Anamnesis ini juga mencakup riwayat hubungan seksual dan riwayat kesuburan dengan pasangan.
Analisis Sperma (Sperm Test)
Analisis sperma atau spermogram merupakan pemeriksaan di laboratorium untuk mengevaluasi jumlah dan mutu sperma. Pemeriksaan ini mencakup pengukuran volume ejakulasi, jumlah sperma per mililiter, persentase sperma dengan bentuk normal (morfologi) dan kemampuan geraknya (motilitas).
Pemeriksaan Hormon
Gangguan hormon dapat mempengaruhi produksi sperma dan fungsi seksual pria. Oleh karena itu, dokter akan memeriksa kadar testosteron untuk menilai fungsi hormon utama pada pria, FSH (Follicle-Stimulating Hormone) dan LH (Luteinizing Hormone) untuk menilai fungsi testis dan hipofisis, serta prolaktin jika ada indikasi gangguan hormonal yang mempengaruhi libido atau ereksi.
Tes Tambahan Jika Diperlukan
Jika dari pemeriksaan awal ditemukan kelainan yang memerlukan evaluasi lebih lanjut, dokter dapat melakukan tes tambahan seperti USG skrotum untuk melihat struktur testis dan saluran sperma, Doppler ultrasound untuk memeriksa aliran darah pada testis, atau pemeriksaan genetik jika dicurigai kelainan kromosom atau kelainan bawaan yang mempengaruhi kesuburan.
Perbedaan Dokter Andrologi dan Urologi
Meskipun keduanya sama-sama menangani kesehatan pria, dokter urologi fokus pada sistem kemih dan organ reproduksi pria secara umum, termasuk masalah ginjal dan kandung kemih. Sedangkan dokter andrologi secara khusus berfokus pada penanganan masalah kesuburan serta fungsi seksual pria.
- Baca Juga: Klinik Fertilitas Terbaik di Surabaya
Kapan Harus ke Dokter Andrologi?
Pria disarankan ke dokter andrologi jika mengalami kesulitan memiliki anak setelah satu tahun menikah, disfungsi ereksi, gejala gangguan hormon seperti penurunan libido atau kelelahan, serta ingin memeriksakan sperma atau kesuburan secara menyeluruh.
- Sulit Punya Anak Setelah Menikah
Jika setelah 12 bulan berhubungan rutin tanpa kontrasepsi belum terjadi kehamilan, pemeriksaan andrologi diperlukan untuk mengevaluasi faktor kesuburan pria. - Mengalami Disfungsi Ereksi
Ereksi yang sulit dicapai atau dipertahankan selama lebih dari 3 bulan perlu penanganan medis untuk menemukan penyebabnya. - Masalah Gejala Hormonal Pria
Gejala seperti penurunan gairah seksual, lemas berkepanjangan, atau berkurangnya massa otot bisa menjadi tanda gangguan hormon testosteron. - Ingin Pemeriksaan Sperma atau Cek Kesuburan
Analisis sperma membantu menilai kualitas dan kuantitas sperma, penting bagi pasangan yang ingin merencanakan kehamilan.
Tim Dokter Andrologi Terbaik di Asha IVF Surabaya
Menangani masalah kesuburan pria membutuhkan penanganan yang tepat dari dokter berpengalaman di bidang andrologi. Di Asha IVF Surabaya, Anda akan ditangani oleh tim dokter andrologi terbaik yang tidak hanya berfokus pada diagnosis, tetapi juga memberikan solusi menyeluruh untuk meningkatkan peluang keberhasilan program kehamilan.
Dengan keahlian dan dedikasi tinggi, setiap dokter siap mendampingi Anda dan pasangan dalam setiap tahap perjalanan menuju buah hati. Berikut ini daftar rekomendasi Dokter Andrologi terbaik di ASHA IVF:
- dr. Cecilia Lisayani, SpAnd – Spesialis Andrologi
- Dr. dr. M. P. B. Dyan Pramesti, SpAnd (K) – Spesialis Andrologi
- dr. Lunardhi Susanto, M. Kes., SpAnd – Spesialis Andrologi
Konsultasikan Masalah Reproduksi Anda di Klinik Asha IVF
Di Asha IVF, pemeriksaan andrologi dilakukan oleh tim profesional dengan dukungan teknologi medis terkini. Mulai dari pemeriksaan sperma, evaluasi hormon, hingga program fertilitas terpadu tersedia untuk membantu mengatasi masalah kesuburan pria. Melalui penanganan yang sesuai, Anda dan pasangan dapat mewujudkan harapan untuk memiliki buah hati.
Konsultasikan masalah reproduksi Anda bersama tim dokter andrologi terbaik di Asha IVF Surabaya. Jangan tunda langkah penting ini karena semakin cepat ditangani, semakin besar peluang keberhasilan program kehamilan Anda.
FAQ Seputar Dokter Andrologi
Apakah semua rumah sakit memiliki dokter andrologi?
Tidak. Dokter andrologi adalah spesialis yang jumlahnya masih terbatas di Indonesia, sehingga tidak semua rumah sakit memiliki pelayanan andrologi. Umumnya, dokter andrologi hanya tersedia di rumah sakit besar dengan pusat layanan kesehatan yang memiliki departemen khusus untuk kesehatan reproduksi pria.
Apakah konsultasi ke dokter andrologi harus dengan rujukan?
Tidak selalu. Pasien bisa datang langsung ke klinik atau rumah sakit yang memiliki layanan andrologi.
Apakah pemeriksaan sperma bisa dilakukan tanpa pasangan?
Bisa. Pemeriksaan sperma tidak mensyaratkan kehadiran pasangan, karena prosedur ini fokus pada pengambilan dan analisis sampel sperma dari pria yang diperiksa.
Berapa biaya konsultasi ke dokter andrologi?
Biaya konsultasi ke dokter andrologi bervariasi tergantung pada fasilitas kesehatan, lokasi, dan pengalaman dokter yang menangani. Di beberapa rumah sakit umum atau klinik kesehatan reproduksi, tarif konsultasi awal biasanya berkisar antara Rp 300 ribu hingga Rp 800 ribu.
Apakah pria muda boleh ke androlog untuk cek kesuburan?
Boleh. Pemeriksaan kesuburan dapat dilakukan kapan saja jika ada indikasi atau kekhawatiran.
Ditinjau Oleh:
Dr. dr. M. P. B. Dyan Pramesti, SpAnd (K)
Sumber Referensi:
WebMD. (n.d.). Men’s Health: Andrology overview. Diakses 2025.
Cleveland Clinic. (n.d.). Andrologist. Diakses 2025.
Mayo Clinic. (2022). Male infertility: Symptoms & causes. Diakses 2025.
